Home / MUBA MAJU BERJAYA / Desa Pulai Gading, Produksi Pupuk dan Pakan Ternak Dari Limbah
Desa Pulai Gading, Produksi Pupuk dan Pakan Ternak Dari Limbah
Desa Pulai Gading, Produksi Pupuk dan Pakan Ternak Dari Limbah

Desa Pulai Gading, Produksi Pupuk dan Pakan Ternak Dari Limbah

Sumsel Maju Untuk Semua

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Demografi warga desa Desa Pulai Gading, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang mayoritas petani dan peternak, membuat Pemerintah Desa setempat berinovasi untuk membantu mereka. Salah satu terobosan yang dilakukan yakni melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes), mengembangkan usaha pengelolaan limbah pertanian dan limbah peternakan untuk memproduksi pupuk kompos serta pakan ternak.

Kades Pulai Gading, Sugiono, mengatakan, inovasi tersebut berawal dari kerja sama yang dilakukan bersama perusahaan HTI yakni PT. Bumi Persada Permai. Dimana mereka mendapat pelatihan dari pihak perusahaan, kemudian sudah mendapat bantuan 20 ekor sapi yang nantinya akan ditambah lagi 20 ekor.

“Sapi-sapi milik peternak kita ada ratusan, termasuk ditambah yang bantuan dari perusahaan, kotorannya kita manfaatkan untuk menjadi kompos,” ujar Sugiono.

Baca Juga  HUT Muba ke-63, MKGR Ikut Meriahkan Lomba Tradisonal¬†

Untuk pakan sapi tersebut, pihaknya juga sudah bisa membuat dan mengolah sendiri menggunakan mesin pencacah serta dari limbah-limbah pertanian yang ada. “Mesin pencacah sudah kita beli dengan dana desa, satu untuk pupuk dan satu untuk pencacah pakan ternak,” tandasnya.

Saat ini, kata dia, usaha yang dilakukan sedang dalam tahap pengembangan. Diharapkan tahun depan semakin baik karena peternak juga bertambah sapi-sapinya. “Perkembangan ternak sekarang sudah banyak di pulai gading, di Desa kita satu peternak sapi bahkan ada yang bisa memiliki 15 sapi,” cetusnya.

Sugiono menjelaskan, mayoritas masyarakatnya ada petani perkebunan dan diakui salah satu kendala adalah mendapatkan pupuk. Keberadaan pengolahan limbah untuk menjadi pupuk dan pakan sangat berguna, peternak kata dia bisa menjual kotoran ke BumDes untuk dijadikan bahan untuk pembuatan pupuk.

Baca Juga  Sambut HUT RI, ARSI Buat Gerakan bersih Sungai untuk Kita Semua

Selain mendapat manfaat ekonomis dari penjualan tersebut, pupuk hasil olahan kotoran tadi diutamakan untuk dijual ke petani pekebun di Desa Pulai Gading. “Kalau produksi lebih besar dari kebutuhan baru kami jual ke perusahaan, hasil penjualan bisa menjadi pendapatan asli desa, dan digunakan untuk kepentingan masyarakat juga,” tandasnya.

Selain pengembangan usaha pengolahan limbah menjadi pupuk dan pakan tersebut, dengan dana desa pihaknya kata Pujiono juga melakukan pembangunan jalan cor beton yang ada di 3 titik yakni dusun 1, 6 dan 7. Kemudian pembangunan 2 lapangan voli di dusun 2 dan 5, “kita juga membangun sarana air bersih di tiga dusun, kemudian membangun 7 unit plat dekker,” pungkasnya. (mubaonline)



Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *