Sumsel Maju Untuk Semua
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, memaparkan tentang Potensi Muba kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, memaparkan tentang Potensi Muba kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional

Dihadapan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional, Dodi Reza Paparkan Potensi Muba

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Dr. Dodi Reza sebagai bupati, menjadi pilot project penerapan pembangunan jalan aspal karet. Tidak heran kalau kabupaten ini menjadi sorotan banyak pihak atas keberhasilannya mengimplementasikan inovasi pembangunan jalan aspal karet.

Bahkan, di tahun 2018 yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba mendapatkan reward dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebesar 20 Miliar atas keberhasilan inovasi pembangunan jalan aspal karet itu.

Atas keberhasilan tersebut, bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2020, Dr. Dodi Reza bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Muba, menerima Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020 Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Dihadapan Peserta PKN, Dodi Reza memberikan penjelasan mengenai perkebunan karet di Kabupaten Muba dengan luas 207.355 Ha yang menjadi salah satu kabupaten penghasil karet dengan area perkebunan terluas dan produksi tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel).

“Inovasi olahan karet yang sudah dan masih akan terus di implementasikan adalah aspal karet. Aspal karet merupakan campuran aspal dengan bahan aditif berbasis karet, dimana sesuai komitmen kita untuk terus senantiasa melakukan pembangunan atau peningkatan jalan berbasis karet rakyat.” ucap Dodi Reza.

Dia menambahkan, langkah strategis bagi pemerintah daerah untuk mengimplementasikan aspal karet demi meningkatkan harga karet petani, selain perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, dibutuhkan juga komitmen agar seluruh pembangunan jalan dengan hotmix, mewajibkan para kontraktornya untuk menggunakan aspal karet, sehingga inovasi aspal karet dapat di implementasikan di seluruh daerah.

Baca Juga  Dodi Reza Beri Penghargaan Polisi Berprestasi

“Pemkab Muba dalam hal ini konsisten dan komitmen mengupayakan agar seluruh pembangunan jalan di Kabupaten Muba, menggunakan aspal karet dan pengimplementasiannya agar dapat menggunakan karet dari petani.” ungkapnya.

Selain memaparkan tentang potensi karet yang dimiliki oleh Muba, Dodi Reza juga menjelaskan berbagai objek vital strategis yang dari dahulu sampai sekarang memberikan kontribusi tidak sedikit kepada negara. Salah satunya adalah aliran gas bumi dari Muba mengalir sampai Singapura yang menjadikan sebagai bahan bakar untuk listriknya. Selain ke Singapura, juga ke Jawa dan Riau untuk mensuplai PLTG, termasuk ke Pabrik Pupuk PT. PUSRI di Palembang.

“Juga ada cadangan gas terbesar yang diklaim sebagai penemuan ke empat terbesar di dunia pun ada di Muba. Kemudian, Pemkab Muba segera akan melakukan pengembangan kawasan industri hijau di Muba. Tidak hanya itu, kita juga akan menyiapkan konsep hilirisasi untuk menyatukan seluruh industri, baik migas dan perkebunan yang selama ini sudah berjalan di Muba. Salah satu contohnya inovasi pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar. Nah, industri hilirisasi seperti ini nantinya akan lebih memaksimalkan pembangunan kawasan industri hijau.” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab dari peserta PKN kepada Bupati Muba. Salah satu peserta dari Kepolisian Negara RI, Naning Setri Budiarti, menyampaikan kekagumannya atas inovasi dan keberhasilan yang telah dicapai Kabupaten Muba.

“Jujur pertama kali saya datang kesini, semalam kami sampai ekspetasi saya Kabupaten Muba itu adalah daerah/kota kecil yang jauh dan tertinggal, tapi kenyataannya sungguh luar biasa dan keren. Ditambah hari ini setelah mendengarkan paparan dari Bapak Bupati Muba, Dr. Dodi Reza, merupakan sosok pemimpin yang hebat, dapat memanfaatkan potensi daerah dengan baik dan mampu mengambil peluang sehingga mampu menghasilkan inovasi yang diakui secara nasional,” ucapnya.

Baca Juga  Pemkab Muba Raih Nilai B Evaluasi SAKIP

Sementara itu, Ketua Rombongan Peserta PKN Tingkat II Widyaiswara Ahli Utama PUPR, Ir. Wijaya Seta, mengatakan, tema yang di ambil dalam VKN di Kabupaten Muba ini yaitu “Pembangunan Infrastruktur Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Dalam Pengembangan Wilayah dan Inovasi Pemanfaatan Kandungan Lokal Untuk Peningkatan Daya Saing Infrastruktur” dan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 Agustus 2020.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Muba dan Jajaran yang telah berkenan menyambut dengan hangat kunjungan rombongan kami. Tujuan dari kegiatan VKN, adalah memfasilitasi peserta untuk mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dan manajemen strategis berdasarkan tema penyelenggaraan PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2020, yang fokus pada kebutuhan sektoral atau isu strategis nasional tertentu dengan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice,” ucapnya. (*)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *