Sumsel Maju Untuk Semua
Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (gambar : tribunnews.com)
Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (gambar : tribunnews.com)

Gubernur Sumsel Langsung Koordinasi ke Kementerian PUPR Pinjam Jembatan Darurat

InilahSumsel.com, Palembang – Respon cepat dilakukan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM), mengantisipasi musibah putusnya Jembatan Mulak Ulu, yang menghubungkan jalan lintas Kab Lahat dengan Jalan lintas Muara Enim, pada Senin (30/12) dini hari tadi.

Agar masyarakat tidak terisolir, Dinas PUBM sudah menyiapkan sejumlah langkah-langkah penanganan sementara, salah satunya berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V  Palembang  Kementerian PUPR, untuk pinjam pakai Jembatan Bailey.

Jembatan bailey sendiri merupakan jembatan rangka baja yang umumnya digunakan sebagai jembatan darurat yang bersifat sementara. Dengan jembatan ini, diharapkan warga tidak terisolir sampai perbaikan jembatan dilakukan.

Tidak hanya berkoordinasi meminjam jembatan bailey, Gubernur Sumsel melalui Kepala Dinas PUBM Sumsel, Darma Budhi, mengaku sudah melakukan Pemasangan rambu-rambu peringatan di beberapa titik rawan.

Baca Juga  Gubernur Apresiasi Rencana Pembangunan Pusat Pendidikan Islami

“Ya, kita sudah siapkan langkah-langkah antisipasi penanganan Jembatan Ayek Mulak (ruas provinsi) yang putus akibat banjir. Seperti memasang rambu-rambu peringatan, pernyataan bencana dari kepala daerah setempat, melakukan koordinasi pinjam pakai jembatan bailey pada BBPJN-5 Kemen PUPR,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, alternatif penggunaan jembatan bailey pada zikon ini akan dikoordinasikan di BBPJN-5.

“Kita sudah kontak juga dengan Kepala BBPJN untuk mohon peminjaman Jembatan darurat. Dan saat ini Kepala UPTD Lahat sudah di lokasi dan Kepala Bidang Jembatan sedang menuju ke lokasi,” jelasnya.

Seperti diketahui, Jembatan Mulak ulu atau dikenal Jembatan Ayek Mulak yaitu jembatan yang menghubungkan jalan lintas Kab Lahat dengan Jalan lintas Muara Enim. Jembatan ini putus diperkirakan pada pukul 04.30 wib Senin dini hari.

Baca Juga  Herman Deru Janjikan Pendidikan Merata di Sumsel

Putusnya jembatan diduga disebabkan air sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur dari malam hingga pagi. Tidak hanya itu, sejumlah rumah warga desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai, juga dikabarkan ikut hanyut terbawa arus yang sangat deras.

Akibat putusnya jembatan ini sejumlah desa terisolir dan tidak bisa ke lahat, seperti desa Lesung Batu, desa Airpuar, Pajar bulan, Mengkenang dan Lawang agung. (ril/ohs)

Dra. Hj. Sumaiyah MZ, M.M., Bakal Calon Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu
Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *