Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Ekonomi / Herman Deru Minta Perusahaan Swasta Aktif Salurkan CSR

Herman Deru Minta Perusahaan Swasta Aktif Salurkan CSR


Sumsel Maju Untuk Semua
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, resmi melantik Pengurus Forum CSR (gambar : koransn.com)
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, resmi melantik Pengurus Forum CSR (gambar : koransn.com)

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, resmi melantik Pengurus Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kesos Sumsel periode 2018-2022, sekaligus launching program Sumsel Peduli “one day, one thousand” di Griya Agung, hari Rabu tanggal 28 November 2018. Dalam kesempatan itu, Dia menghimbau semua perusahaan swasta aktif dan jangan malu mengeluarkan CSR.

“Jangan dinilai besar kecilnya. Jangan malu-malu, keluarkan saja CSR. Walaupun kecil, berikan saja,” tegas Bang HD, sapaan akrab Herman Deru.

Lebih jauh, Bang HD mengatakan, semua perusahaan yang berkiprah di Sumsel, jangan menjadikan provinsi ini sebagai tempat transit saja. Karena, selama ini PPN Sawit, karet, dan lainnya, memang masuk ke Sumsel, namun pada saat bagi hasil, Sumsel tak mendapat apa-apa, karena NPWP perusahaan sebagian besar dibuat di Jakarta.

CSR yang disalurkan secara rutin, juga sebagian besar baru dilakukan BUMD dan BUMN. Sedangkan pihak swasta lainnya, belum aktif berpartisipasi. Hal ini salah satunya dikarenakan pemerintah kurang gencar mengingatkan, akibat perusahaan ini sebagian besar berkantor pusat di Jakarta.

“Kita ingatkan rekan-rekan kita yang NPWP di Jakarta, agar ada keseimbangan. Karena mereka bergerak di berbagai provinsi,” jelasnya.

Di Sumsel, lanjut Bang HD, banyak sekali perusahaan tambang yang ambil bagian berinvestasi selain PTBA. Namun diakuinya, kontribusi CSR yang diberikan perusahaan sebatas pada perusahaan itu-itu saja. Untuk itu, secara tegas mantan Bupati OKU Timur tersebut meminta semua perusahaan aktif menyalurkan CSR-nya, baik dari perusahaan pertanian, perkebunan, dan lainnya.

“Di Sumsel ini banyak sekali perusahaan tambang. Saya kira bukan cuma PTBA yang untung. Di bidang pertanian, perkebunan juga banyak. CSR mereka ini yang kita perlukan, karena kalau hanya mengandalkan APBD yang tidak sampai Rp 10 triliun, kita hanya bisa jalan di tempat. Untuk itu saya minta PTSP segera berkoordinasi dengan pemerintah di kabupaten kota,” tegasnya.

Terkait pelantikan pengurus, Bang HD mengingatkan agar terus bersemangat dan jangan ragu. Diapun memastikan akan terus membimbing dan mendorong aktivitas forum CSR.

“Akan saya cek setiap saat. Berapa perusahaan terdata, yang memberikan CSR, dan berapa yang sudah disalurkan. Semua akan saya cek,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Forum CSR Kesos Sumsel, J Rianthony Nata Kesuma, mengatakan, selain melantik pengurus, mereka juga launching program “one day one thousands”. Kegiatan ini merupakan penggalangan dana atau donasi individu masyarakat, baik yabg bekerja dalam lingkungan perusahaan atau masyarakat umum, untuk menyisihkan seribu rupiah perhari guna kepentingan kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.

“Kebaradaan forum ini adalah menjadi wadah menjembatani, memfasilitasi, dan mengkoordinir mengatasi masalah sosial. Target sustanaible tour. Termasuk menanggulangi bencana dan kemiskinan serta lainnya,” jelas Rianthony.

Adapun pengurus yang dilantik masing-masing di antaranya yakni J. Rianthony Nata Kesuma sebagai Ketua Forum CSR Kesos Sumsel periode 2018-2022 dan Wakil Ketua Hadi Prayoga dari Kompas Group.



Hendri Zainuddin Bakal Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *