Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Sumsel Maju Untuk Semua
Anggota DPD RI asal Sumatera Selatan, Jialyka Maharani, melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi Aparatur Sipil Negara
Anggota DPD RI asal Sumatera Selatan, Jialyka Maharani, melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi Aparatur Sipil Negara

Jialyka Maharani Perjuangkan Tenaga Honorer dan Kesetaraan Gender Di Birokrasi

InilahSumsel.com, Jakarta — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) termuda asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jialyka Maharani, menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh tenaga honorer di daerah, khususnya di Sumsel. Permasalahan itu disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komite I DPD RI dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), hari Senin tanggal 13 Januari 2019 di Gedung DPD RI, Jakarta.

“Selama ini, salah satu problem penataan birokrasi di daerah adalah terkait masalah tenaga honorer. Memang pemerintah telah menyediakan seleksi PPPK untuk mengakomodir tenaga honorer seperti yang telah dilaksanakan tahun 2019 lalu. Namun, itu hanya berlaku untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan penyuluh pertanian. Sedangkan honorer di instansi lainnya, belum terakomodir.” ungkap Jialyka Maharani.

Baca Juga  Anggota Termuda, Jialyka Maharani Pimpin Sidang Paripurna DPD RI

Senator, sebutan untuk Anggota DPD RI, yang akrab disapa dengan panggilan Jia itu menceritakan pengalamannya saat melakukan reses di daerah. Menurut dirinya, ada beberapa instansi di daerah yang telah mengakomodir kepentingan tenaga honorer.

“Saya sudah turun ke lapangan, terdapat instansi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang telah mengakomodir kepentingan tenaga honorer, salah satunya yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang menaikkan honor tenaga honorer dari 300 ribu rupiah, menjadi 1.500.000 rupiah. Saya harap, hal tersebut dapat menjadi percontohan bagi instansi lainnya.” ungkap Jia.

Selain membahas mengenai tenaga honorer, dalam rapat tersebut Jia juga menyerukan kepada KASN agar dalam hal pelaksanaan tugasnya dapat memperhatikan keadilan gender di ranah birokrasi. Hal tersebut dikarenakan, dalam berbagai kasus di beberapa instansi, terdapat sensitif gender dalam pemberian tugas dan kewenangan.

Baca Juga  Pesan Senator Termuda Asal Sumsel di Hari Sumpah Pemuda

“Permasalahan lain yang selama ini dijumpai dalam dunia birokrasi adalah cenderung tidak berkeadilan gender. Banyak sekali perempuan-perempuan memiliki kompetensi dan masuk ke dunia birokrasi, namun kompetensinya cenderung diabaikan. Staf perempuan jarang ditempatkan dalam ranah substansi dan pengambilan keputusan.” ujar Jia. (ohs/ril)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *