Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Sumsel Maju / Kembangkan Potensi Kerbau Rawa, Sumsel Siap Swasembada Daging

Kembangkan Potensi Kerbau Rawa, Sumsel Siap Swasembada Daging


Sumsel Maju Untuk Semua
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menerima kehadiran Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI), di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019.
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menerima kehadiran Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI), di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019. (foto : humas pemprov sumsel)

 

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menerima kehadiran Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG RI), Nazir Foead, sekaligus menyimak paparan tentang kegiatan Kerbau Rawa dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menyatakan bahwa Sumsel siap memenuhi kebutuhan daging tanpa impor dari daerah lainnya. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik dan pengalaman yang mumpuni, potensi kerbau rawa di Sumsel dapat dikembangkan secara maksimal.

“Masyarakat Sumsel ini, sangat perhatian terhadap perkembangan ternak, khususnya sapi dan kerbau rawa. Saya sendiri, juga merupakan salah satu pelaku ternak dan penjual daging. Pengalaman itu nyata.” katanya.

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur selama dua periode itu menilai, kerbau rawa adalah herman ternak yang memiliki potensi luar biasa. Selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dapat menjaga alam dengan baik. Oleh karena itu, dirinya menyambut baik pengembangan kerbau rawa.

“Sebagai Bupati, daerah yang saya pimpin, pernah menjadi penyuplai daging terbesar di Sumsel. Karena itu, saya ingatkan bahwa pengembangan kerbau rawa ini sangat bermanfaat. Selain meningkatkan ekonomi, juga menjaga alam menjadi produktif tanpa merusak. Hal yang harus kita perhatikan adalah SDM dan ketersediaan lahan. SDM mempunyai peran lebih dari 30 persen terhadap pengembangan dan kemudian diikuti oleh faktor pendaan.” ungkap Herman Deru.

Sementara itu, Kepala BRG RI menjelaskan, selain fokus pada pembahasan mengenai gambut, pihaknya juga fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat, salah satunya dari bidang peternakan. Dirinya pun sepakat, bahwa kerbau rawa bisa meningkatkan ekonomi dan menjaga alam tetap produktif, tanpa merusak.

“Kita setuju jika daging kerbau ini di dorong. Kita juga dapat membudidayakan kerbau rawa di lahan gambut. Jika Sumsel berhasil dalam pengembangannya, maka bukan tidak mungkin akan menjadi daerah percontohan bagi provinsi lainnya.” kata Kepala BRG RI, Nazir Foead.

Dekan Fakultas Pertanian UNSRI, Andy Mulyana, mengungkapkan bahwa kerbau rawa adalah plasma Nutfah asli Sumsel dan memiliki susu yang berkualitas. Ke depan, kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang dalam hal ini diwakili oleh dinas terkait dalam pengembangan kerbau rawa, tidak lain bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat disana.

Saat ini Kegiatan Revitalisasi Ekonomi Kerbau Rawa Sumsel berada di lokasi Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. (ril/ohs)



Hendri Zainuddin Bakal Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *