Home / Bola Kito / Lawan Bhayangkara FC, Sriwijaya FC Waspadai Bola-Bola Mati
Subangkit, Pelatih Sriwijaya FC (gambar : tribunnews.com)
Subangkit, Pelatih Sriwijaya FC (gambar : tribunnews.com)

Lawan Bhayangkara FC, Sriwijaya FC Waspadai Bola-Bola Mati

Sumsel Maju Untuk Semua
Subangkit, Pelatih Sriwijaya FC (gambar : tribunnews.com)
Subangkit, Pelatih Sriwijaya FC (gambar : tribunnews.com)

PALEMBANG — Keberhasilan mendapatkan tiga poin di pertandingan sebelumnya, harus segera dilupakan oleh Sriwijaya FC. Pasalnya, fokus dan konsentrasi harus ditujukan kepada pertandingan ke 25 melawan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK Jakarta Selatan, hari Jum’at tanggal 12 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB.

Bhayangkara FC yang dipertandingan sebelumnya kalah dari PS. TIRA, berada di peringkat 7 klasemen sementara Liga 1 Indonesia tahun 2018 dengan total 36 poin dari 24 pertandingan yang sudah dijalani. Klub yang berjuluk The Guardian itu, sudah mendapatkan 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 8 kekalahan.

Sementara itu, Sriwijaya FC yang kini sedang berjuang menjauh dari zona degradasi, berada di peringkat 12 dengan total 30 poin. Yu Hyunkoo dan kawan-kawan, mendapatkan 8 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 10 kali kekalahan. Dari sisi produktifitas gol, klub yang berjuluk Laskar Wong Kito ini, menciptakan 36 gol dan kebobolan sebanyak 38 kali.

Baca Juga  Terkait Permasalahan Dana Talangan, Hendri Zainuddin Ajak Pihak Terkait Duduk Bersama

Beban berat sedang berada di pundak Subangkit, Pelatih Sriwijaya FC. Pasalnya, tiga pemain inti yaitu Alberto Goncalves, Zulfiandi, dan Esteban Vizcarra, dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia dalam rangka menjakani dua pertandingan FIFA yakni menghadapi Myanmar tanggal 10 Oktober 2018 dan Hongkong enam hari kemudian di Stadion Wibawa Mukti.

“Karena ada jeda satu hari, kita harap peminjaman mereka bertiga, bisa diwujudkan karena kita minim pemain. Kalau memang tidak bisa, kita akan optimalkan pemain yang ada. Pemain harus siap pada posisi apapun.” ujar Subangkit.

Selain tiga pemain tersebut, Sriwijaya FC juga harus kehilangan pemain lainnya. Abimanyu dan Samuel Christianson, harus absen karen memperkuat tim nasional Indonesia U-19. Kemudian, Hadji menjalani larangan bermain satu kali pertandingan karena akumulasi kartu kuning, dan Dzalilov yang masih dalam pemulihan sehingga membutuhkan istirahat yang cukup.

Baca Juga  Pertengahan Januari, Gubernur Sumsel Ajak Muddai Madang dan Pecinta Sriwijaya FC Duduk Bersama

“Mengenai kondisi pemain, Dzalilov masih butuh istirahat. Kalau Nur Iskandar, sudah mulai ikut latihan, tinggal pemulihan fisik. Kalau Goran, dia izin ke Jakarta jemput istrinya dan mudah-mudahan malam ini sudah tiba.” katanya.

Subangkit menambahkan, menurut dia, Bhayangkara FC adalah tim yang bagus dan memiliki pola permainan yang baik. Dia menginstruksikan anak asuhnya, untuk tidak memberikan peluang melalui bola mati.

“Bhayangkara FC tim bagus dan cara mainnya juga bagus. Kita akan siapkan strategi untuk menghadapinya agar bisa mendapatkan kemenangan. Kita juga harus waspada terhadap peluang bola mati dan juga Dzumafo. Meskipun sudah tua, dia bagus, tinggi, dan memiliki naluri menciptakan gol.” tutupnya.



Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Oyong Hairudin

Oyong Hairudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *