Home / Nasional / Mantan Ketua MK Minta Pemilu 2024 Disederhanakan
Hamdan Zoelva (foto : Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Hamdan Zoelva (foto : Adhi Indra Prasetya/detikcom)

Mantan Ketua MK Minta Pemilu 2024 Disederhanakan

Sumsel Maju Untuk Semua

InilahSumsel.com, Jakarta — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, Hamdan Zoelva, menilai bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tetap digelar pada tahun 2024 mendatang. Namun, dia meminta agar dilakukan evaluasi pada beberapa hal, agar pemilu menjadi lebih sederhana.

“Saya setuju untuk dilakukan evaluasi, tetapi tidak diubah pemilu serentak itu. Pemilu serentak itu, amanat konstitusi. Justru yang harus diubah adalah cara pemilihan anggota DPR itu. Jadi, saya selalu katakan bahwa bukan hanya penghitungan yang rumit, pemilih pun rumit. Buka kertas, saya mau milih, nyari saja bisa satu jam, nomor urut berapa. kerumitan itu luar biasa.” kata Hamdan Zoelva, hari Jum’at tanggal 17 Mei 2019, seperti dirilis oleh detik.com.

Dirinya pun berpendapat, hal itulah yang menjadi alasan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bekerja sampai pagi. Menurutnya, kerja hingga pagi itu, juga terjadi pada 2014.

“Bekerja sampai pagi, bukan saat sekarang saja. Tahun 2014 juga seperti itu. Jadi, dulu kan masih 600 per TPS, sekarang 300 per TPS, hanya nambah partai politik, itu ada unsur penambahnya sedikit. Jadi, sebenarnya hampir sama saja dengan pemilu sebelumnya.” ujarnya.

Dia pun menilai, lebih baik pemilu tahun 2024 disederhanakan seperti tahun 1999. Karena, sistem terbuka juga tidak lebih baik dari sistem tertutup. Menurutnya, sistem terbuka justru membawa masalah money politics.

“Bagi saya, kita sederhanakan pemilu itu. Bagaimana sederhana seperti pemilu 1999, kita pilih saja partai politiknya. Artinya, kita menggunakan sistem tertutup. Sistem terbuka pun tidak lebih baik dari sistem tertutup. Sistem terbuka, membawa masalah money politics yang sangat luar biasa, yang mengakibatkan anggota DPR bisa ditangkap semua, itu karena akibat itu. Bagaimana pun, dia terpaksa melakukan itu, karena kebutuhan dengan sistem terbuka.” terangnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI periode 1999-2004 itu juga menilai, sudah saatnya partai politik melakukan perbaikan. Mulai dari proses rekrutmen yang harus benar-benar berjalan dengan baik, hingga anggota legislatif yang duduk di DPRD Kabupaten, Provinsi, hingga pusat, juga baik.



Hendri Zainuddin Bakal Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir

About Oyong Hairudin

Oyong Hairudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *