Sumsel Maju Untuk Semua
Muba Akan Gunakan Smard Card
Muba Akan Gunakan Smard Card

Muba Akan Gunakan Smard Card

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Dodi Reza sebagai Bupati, terus berupaya mempermudah pelayanan publik serta melakukan peningkatan pelayanan agar bisa serba digital.

Seperti halnya Dinas Perhubungan (Dishub) Muba yang telah menerapkan Sistem Smart Card (Kartu Pintar) dalam pelayanan uji kelayakan kendaraan atau KIR. Selain menjadikan pelayanan lebih baik, Kartu Pintar itu juga bisa menghindari kecurangan.

“Uji kelayakan kendaraan menggunakan Smard Card, akan kita lakukan. Didalam kartu itu, terdapat memori terpadu mikroprosessor yang telah dipendam dan berisikan data kendaraan yang lulus uji.” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Muba, Pathi Riduan, pada hari Minggu tanggal 5 Juli 2020.

Dikatakannya, pemberlakukan Smard Card ini sebagai pengganti buku uji yang merupakan kebijakan nasional melalui program Kementerian Perhubungan dan nantinya akan di launching oleh Bupati Muba.

Smard Card itu diyakini berdampak positif dalam mencegah praktek percaloan. Karena, sistem hasil pengujiannya terkoneksi dengan pusat, dalam hal ini yakni Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat). “Dengan begitu, sistem secara online ini membuat tidak adanya kerja sama antara penguji dan pemilik kendaraan.” ucapnya.

Baca Juga  Ingin Laporan Keuangan Lebih Cepat, Pemkot Tomohon Belajar ke Muba

Pengujian yang dilakukan terhadap kendaraan, dipastikan akurat karena alat uji di kalibrasi oleh Ditjen Hubdat. “Jadi, sistem kerjanya setelah tahap kendaraan diuji, semua hasil pengujian akan dicetak langsung secara cepat. Pemilik kendaraan akan mendapatkan kartu pintar, stiker, dan sertifikat lulus uji. Sertifikat uji berisi dokumen, baik dimensi, nomor, alat pemilik, sampai foto kendaraan dan bertandatangan kepala dinas. Untuk pembayarannya sendiri, dilakukan secara non tunai. Pemilik mobil langsung menyetorkannya ke Bank Sumsel Babel.” lanjutnya.

Ditambahkannya, stiker yang sudah diberikan, ditempel pada kaca kendaraan yang telah diuji dan bisa di barcode, sehingga bisa dengan muda melihat data kendaraan saat ada pemeriksaan. “Saat ada pemeriksaan kendaraan, akan di cek dengan alat serupa QR atau Barcode. Saat ditempelkan, akan muncul semua data kendaraan yang telah ditanam chip dan berlaku satu tahun sekali. Mengenai pembayaran, pihaknya telah memiliki Sistem Pembayaran Retribusi Non Tunai (SPRINT) yang bekerja sama dengan pihak bank.” tegas Pathi Riduan.

Baca Juga  Siaga Darurat Covid-19, Dodi Reza Kontrol Posko Perbatasan Provinsi Sumsel-Jambi

Sementara itu, Bupati Muba menyebutkan, dengan uji coba penerapan Smard Card tersebut, juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Muba dalam rangka menekan angka penggunaan kertas. “Dengan Smard Card, lebih simple. Pemerikasan dapat lebih akurat. Jadi, kendaraan yang melintas, memang benar sesuai standar. Ini juga menjadi bagian dalam upaya Pemkab Muba untuk tetap konsisten dan komitmen menekan angka kecelakaan di jalan raya.” ujar Dodi Reza, Bupati Muba. (ril/ohs)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *