Home / Advetorial / Setahun Pimpin Sumsel, Herman Deru dan Mawardi Yahya Lunasi Warisan Hutang Rp 1,2 Triliun
Herman Deru dan Mawardi Yahya, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (repro : sumselmaju.com)
Herman Deru dan Mawardi Yahya, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (repro : sumselmaju.com)

Setahun Pimpin Sumsel, Herman Deru dan Mawardi Yahya Lunasi Warisan Hutang Rp 1,2 Triliun

Sumsel Maju Untuk Semua

InilahSumsel.com, Palembang — Setelah sekian lama menunggak, akhirnya hutang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kepada 17 Kabupaten dan kota, telah dilunasi  di bawah kepemimpinan pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya sebagai Gubernur Sumsel Periode 2018-2023.

Tidak kurang dari 12 bulan, Pemprov Sumsel mampu membayar kebawajibannya berupa hutang dana bagi hasil pajak kendaraan ke 17 Kabupaten dan kota di tahun 2017 dan tahun 2018 yang pernah diwariskan pemimpin sebelumnya, dengan total pelunasan Rp 1, 2 Triliun.

Sesuai dengan target sebelumnya, pasangan yang dikenal dengan panggilan HDMY itu, berkomitmen meyelesaikan semua hutang atau kurang salur pajak kendaraan ke Kabupaten dan kota pada  Tahun 2019.

Dengan rincian hutang ditahun 2017 sebesar Rp 746.721.775.374,39,- dan hutang ditahun 2018 sebesar Rp 381.846.377.450,71,- yang semuanya telah lunasi dengan total pelunasan Rp 1.146.568.152.825,10,-.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Palembang, Senin (7/9) menegaskan, pada alokasi APBD Provinsi Sumsel Tahun 2019,  HDMY  fokus dalam  merealisasikan program kerja yang didasari visi dan misi dalam mewujudkan “Sumsel Maju untuk Semua”.

Baca Juga  Herman Deru Do'akan Brimob Maju dan Berjaya

“Dari segi penganggaran kita dituntut efisiensi, utamanya untuk menyelesaikan hutang pada Kabupaten dan kota. Pada Tahun 2019 ini, kita sudah membayar hutang/kurang salur pajak kendaraan provinsi ke Kabupaten/kota  dengan total  Rp 1,2 Triliun,” tegas Herman Deru.

Masih menurut HD, sapaan akrab Herman Deru, selain membayar hutang bagi hasil pajak kendaraan ke derah, pihaknya juga telah berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan sarana infrastruktur jalan dan jembatan yang sebelumnya sempat tidak mendapatkan perhatian.

Melalui program pembangunan, perbaikan, dan peningkatan kualitas jalan provinsi, lanjut HD, setidaknya 73 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi dengan  panjang  1.513,653 KM berikut 499 jembatan yang tersebar di 17 Kabupaten dan kota yang penganggarannya telah dialokasikan melalui belanja modal pada APBD Tahun 2019 sebesar  Rp 1,82 Triliun yang sebagian besar di fokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Baca Juga  Herman Deru Ajak Anggota DPRD Sumsel Bersama Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua

“Per September 2019 kemarin, kondisi ruas jalan yang menjadi tangung jawab Provinsi sudah  diperbaiki mendekati 72,71 persen, tersebar di 17 Kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Dan kita target pada Tahun 2020, semuanya rampung,” tambahnya.

Dikatakannya, Pemprov juga berupaya untuk mengembalikan Sumsel sebagai lumbung pangan, dimulai dengan pembangunan dan perbaikan sarana infrastruktur irigasi teknis dan irigasi rawa. Upaya ini juga ditopang dengan adanya program perluasan lahan pertanian melalui program Selamatkan Rawa Kesejahterakan Petani (#Serasi) 200 ribu hektar di Tahun 2019 dari Kementerian Pertanian RI.

“Kita tahu Sumsel sebelumnya telah menjadi lumbung pangan nasional. Nah kita  saat ini tengah fokus  untuk  itu. Dengan dukungan semua pijak kita yakin Sumsel Lumbung Pangan Nasional di Tahun 2021 akan terwujud,” tandasnya. (ril/ohs)



Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *