Sumsel Maju Untuk Semua
Home / Sumsel Maju / Sumsel Targetkan Tahun 2020 Bentuk 5 Bank Wakaf Mikro
Hendri Zainuddin Ketua KONI Sumsel Periode 2020-2024
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro (BMW), di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, hari Selasa tanggal 10 Desember 2019. (foto : humas pemprov Sumsel)
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro (BMW), di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, hari Selasa tanggal 10 Desember 2019. (foto : humas pemprov Sumsel)

Sumsel Targetkan Tahun 2020 Bentuk 5 Bank Wakaf Mikro

InilahSumsel.com, Jakarta — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dan Silaturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro (BMW), di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, hari Selasa tanggal 10 Desember 2019.

Di sela-sela rapat tersebut, Herman Deru menyampaikan, percepatan akses keuangan daerah dan penyerapannya bagi masyarakat, menjadi fokus pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel di bawah kepemimpinan dirinya dan Mawardi Yahya.

“Di tahun 2020 mendatang, target kita segera terbentuk lima unit Bank Wakaf Mikro di Sumsel, terutama di lingkungan pondok pesantren atau di tempat-tempat tertentu berbasis ekonomi mikro.” tegasnya.

Baca Juga  Buka OKU Expo 2019, Herman Deru Minta Pemkab Beri Ruang Generasi Milenial Membangun Perekonomian Daerah

Sosok yang dikenal sebagai pengusung program satu desa satu rumah tahfidz itu mengakui, selama ini masih banyak pelaku usaha di desa yang membutuhkan modal untuk usaha. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, namun tetap kesulitan mencari pinjaman.

“Banyak potensi yang ada di Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Sayangnya, karena mereka tidak tahu bagaimana dan dimana mencari pinjaman, akhirnya mereka lari ke rentenir.” tutur Herman Deru.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Sumsel, Afrian Joni, yang juga turut menghadiri acara tersebut mengatakan, sesuai arahan Gubernur Sumsel, pihaknya akan bekerja sama dengan Bank Sumsel dan perusahaan lainnya untuk membentuk Bank Wakaf Mikro tersebut.

Baca Juga  Gubernur Instruksikan Bupati dan Walikota Buat Website Pemasaran Teknologi Tepat Guna

“Untuk pendanaanya, nanti kita lihat regulasinya. Berapa jumlah minimal modal yang harus dimiliki Bank Wakaf Mikro dan kita buat kajian secara teknis.” jelasya.

Dirinya pun berharap, dengan kehadiran bank tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, baig bagi pondok pesantren atau juga pelaku UMKM. (ril/ohs)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *