Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Sumsel Maju / Tanggulangi Karhutla, Inilah Himbauan Mawardi Yahya

Tanggulangi Karhutla, Inilah Himbauan Mawardi Yahya


Sumsel Maju Untuk Semua
Wakil Gubernur Sumsel, Ir. H. Mawardi Yahya, ketika menghadiri Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (9/7) petang.
Wakil Gubernur Sumsel, Ir. H. Mawardi Yahya, ketika menghadiri Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (9/7) petang.

 

InilahSumsel.com, Palembang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mengintruksikan para kepala daerah untuk aktif dan mewaspadai terjadinya bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemprov Sumsel akan berupaya sekuat tenaga dalam memfasilitasi penanggulangan bencana, termasuk urusan Karhutla. Demikian juga dengan masyarakat, kita mintakan kerjasamanya dalam mengatasi Karhutla ini,” harap Wakil Gubernur Sumsel, Ir. H. Mawardi Yahya, ketika menghadiri Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (9/7) petang.

Mawardi Yahya juga meminta peran para kepala daerah di Sumsel dapat menindaklanjuti intruksi ini, kepada jajarannya masing-masing di wilayah kecamatan hingga desa dan kelurahan.

“Petugas yang ada di lapangan harus aktif dalam memantau dan memberikan informasi secara berjenjang, jika ada terjadi bencana. Ini kita lakukan, tidak lain agar cepat dalam melakukan penanggulangan, antisipasi, dan menekan terjadinya banyak korban,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen Doni Monardo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera Selatan Tahun 2019, menegaskan, BNPB sebagai lembaga yang dibentuk khusus dalam penanganan dan penanggulanagan bencana, tentu tidak dapat bekerja sendiri. Namun membutuhkan peran aktif dari semua pihak, mengingat dampak yang akan timbul dibalik bencana yang terjadi sangat luas baik bagi manusia maupun ekosistem alam lainnya. Karena itu, pihaknya membutuhkan kolaborasi dari semua komponen bangsa mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Para Pakar, Akademisi, dan Para dunia usaha lainnya.

“Faktor penyebab Karhutla di Sumsel ada dua, yakni faktor alam dan faktor manusia. Karhutla yang dipicu oleh faktor alam sangat kecil, cuma satu persen. Sedangkan 99 persen adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri,” tegas Letjen Doni Monardo .

Oleh Karena itu, lanjut dia, Karhutla yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia mendominasi. Karena itu, dia mengajak agar semua orang untuk tidak melakukan tindakan yang berpotensi timbulnya kebakaran, diantaranya membuang putung rokok dan membakar sampah secara sembarangan. Selain itu, Karhutla juga dapat timbul karena aktifitas membakar lahan sebagai media bercocok tanam bagi sebagian petani tradisional.

“Langkah yang paling efektif bagi kita dalam menekan terjadinya Karhutla, yakni dengan melakukan pendekatan pada masyarakat. Dengan memberikan formula baru dalam membuka ladang dengan cara tidak membakar,” imbuhnya.

Di lain pihak, Kepala BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah, dalam laporannya menyebutkan, Apel Gerakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel Tahun 2019, digelar dalam rangka meningkatkan kesiap-siagaan personil dan peralatan dalam pencegahan karhutla di Provinsi Sumsel,.

“Kita akan optimalisasi peran tugas dan fungsi masing-masing OPD dalam upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota dalam Provinsi Sumsel.” pungkasnya

Selain Wakil Gubernur Sumsel, turut hadir juga Kapolda Sumsel, para anggota TNI/Polri, BUMN/BUMD, pelaku usaha perkebuhan dan tokoh masyarakat penting lainnya. (ril/ohs)



Hendri Zainuddin Bakal Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *