Sumsel Maju Untuk Semua
Home / Pemerintahan / Temui Menhub, Herman Deru Usulkan Jembatan Lematang dan Kelok Endikat
Hendri Zainuddin Ketua KONI Sumsel Periode 2020-2024
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Temui Menhub, Herman Deru Usulkan Jembatan Lematang dan Kelok Endikat

InilahSumsel.com, Jakarta – Mengawali kegiatannya pada pekan pertama di bulan Januari 2020, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menemui Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat,  Jakarta Pusat,  Senin (06/01) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menyampaikan empat usulan kepada Menteri Budi Karya Sumadi.

“Iya,  saya menghadap pak Menteri.  Ada beberapa permintaan yang saya ajukan dan usulkan.  Pertama tentang pemindahan pelabuhan Boom Baru untuk mengantisipasi kontainer. Kedua tentang aliran sungai,  mana yang merupakan kewenangan provinsi dan mana yang kewenangan pusat.  Ketiga yaitu perlintasan sebidang, wilayah yang di lintasi perlintasan kereta api yang kerap kali menimbulkan kemacetan.  Kemudian tentang pembangunan jembatan Endikat.  Saya ingin agar Endikat ini bisa dibangun seperti Kelok 9 di Sumatera Barat.” jelas Herman Deru.

Pemindahan pelabuhan Boom Baru ke pelabuhan Tanjung Api-Api, menurut Herman Deru sudah sangat mendesak, sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi kemacetan lalu lintas akibat penumpukan kontainer, sekaligus juga sebagai sarana pengangkutan komoditas pangan dan pertanian. Dilanjutkan Bang HD, sapaan akrab Herman Deru, tidak hanya pelabuhan Tanjung Api- Api (TAA) yang harus dikembangkan, pemanfaatan aliran sungai Musi yang digunakan sebagai perlintasan sarana angkutan komoditas perkebunan,  pertanian, dan pertambangan, perlu diperjelas kewenangannya.

Baca Juga  Pemprov Sumsel Alokasikan 779 Miliar Tanggulangi Kemiskinan

Bang HD juga mengungkapkan, dengan pembangunan jalan tol Palembang – Indralaya yang sudah beroperasional dan Palembang – Betung yang kini tengah dibangun, di sisi lain menimbulkan dampak kemacetan di perlintasan sebidang seperti Prabumulih dan Muara Enim, serta Baturaja.

“Ada 9 jalan di Sumsel yang  sering terjadi kemacetan karena dilintasi kereta api.  Ini kita usulkan agar segera dibangun fly over atau under pass,  ke Kementerian  Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum,  sebab ini masuk jalan nasional,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembangunan jembatan Endikat,  Bang HD, mengatakan pihaknya telah meminta kajian teknis dari Kementerian Perhubungan untuk mendorong ke Kementerian  PU agar jembatan tersebut segera dibangun. ” Paling tidak, nanti di wilayah tersebut bisa  mempersingkat rute dan memperlandai konturnya,” tandasnya.

Bang HD menambahkan,  tidak hanya jembatan Endikat yang diusulkan, termasuk juga jembatan Lematang.  “Iya,  dua-duanya kita ajukan dan  usulkan.  Endikat dan Lematang,  sebab ini sebelumnya sudah pernah kita usulkan, dan masuk dalam kebijakan strategis nasional”, tegasnya.

Baca Juga  Tahun 2020, Seluruh Daerah di Sumsel Teraliri Listrik

Seperti diketahui, keinginan pembangunan Jembatan Lematang itu kembali mencuat pasca terjadi kecelakaan maut Bus Sriwijaya di liku Lematang pada 23 Desember lalu yang menewaskan hingga 35 orang.

Dari empat usulan yang diajukan tersebut, Bang HD menjelaskan, semuanya ditanggapi dengan baik oleh Kementerian  Perhubungan, ada yang  segera mendapat solusi,  ada juga yang masih membutuhkan kajian lebih lanjut.

Sementara menanggapi usulan yang diminta Gubernur Herman Deru, Menteri Budi Karya Sumadi berjanji segera mengupayakannya. Terkait percepatan pemindahan pelabuhan Boom Baru ke pelabuhan TAA sekaligus pengembangannya,  Budi menyarankan agar dapat dilakukan tender ataupun di kompetisikan.

“Bisa dilakukan kerjasama antara pemerintah dan swasta.  Kalau Kementerian Keuangan sendiri cenderung untuk melibatkan swasta,  sehingga tidak sepenuhnya memakai dana APBN.  Akan lebih baik lagi skema pembiayaannya antara swasta dan investor,” terangnya. (ril/ohs)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Situs berita online rujukan masyarakat Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *