Sumsel Maju Untuk Semua
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Inisiator dan pembuat Bayt Al Qur'an tersebut, H. Syofwatillah Mozaib, bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Inisiator dan pembuat Bayt Al Qur'an tersebut, H. Syofwatillah Mozaib, bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Ustad Opat Sebut Herman Deru Sebagai Gubernur Sumsel Pertama Beri Perhatian Kepada Bayt Al Qur’an Al Akbar

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, disebut-sebut sebagai gubernur pertama yang memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan Bayt Al Qur’an Al Akbar yang berada di Jalan M. Amin Fauzi, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.

Pernyataan itu diungkapkan secara langsung oleh inisiator dan pembuat Bayt Al Qur’an tersebut, H. Syofwatillah Mozaib, disela sambutannya saat pembukaan kembali tempat wisata religi itu, pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020.

Menurut H. Syofwatillah Mozaib, sejak rampungnya pembuatan tempat wisata itu, belum ada gubernur yang memberikan perhatian begitu serius.

“Dalam sejarahnya, sejak Al Qur’an Al Akbar berdiri, belum ada Gubernur Sumsel yang memberikan perhatian begitu serius. Bapak Herman Deru, merupakan gubernur yang pertama kali memberikan perhatian. Bukan hanya terhadap Bayt Al Qur’an Al Akbar ini, perhatian juga diberikan kepada pesantren yang ada di Sumsel.” ujar Ustadz Opat, sapaan akrabnya.

Baca Juga  Siaga Karhutla 2020, Pemprov Sumsel Kerahkan 8.000 Petugas

Dirinya mengungkapkan, Herman Deru juga tidak sungkan untuk turun langsung dalam kegiatan keagamaan yang digelar oleh masyarakat. “Ini membuktikan jika Bapak Gubernur serius dengan programnya yang menginginkan Sumsel Religius. Beliau turut andil dalam kegiatan keagamaan seperti sekarang ini.” paparnya.

Sebab itulah, lanjut Ustadz Opat, pihaknya juga akan mendorong program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, khususnya dalam bidang keagamaan, seperti program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz.

“Bukan hanya kita, Jaringan Santri Indonesia yang berada di Sumsel, juga akan mendukung program yang tengah dijalankan oleh Pemprov Sumsel. Kami juga memberikan presiasi atas bantuan yang telah diberikan oleh Bapak Gubernur dan Pemprov Sumsel.” ungkapnya.

Gubernur Sumsel memang telah berkomitmen untuk membawa Sumsel menjadi daerah yang lebih religius. Bahkan, berbagai program keagamaan pun, saat ini terus dijalnkan. Salah satunya yakni Satu Desa Satu Rumah Tahfidz. Program tersebut bertujuan untuk memberantas buta aksara Al Qur’an.

Baca Juga  Herman Deru Gelontorkan 45 Miliar ke 10 Kabupaten Guna Cegah Karhutla

“Jangan sampai penerus bangsa ini, buta aksara Al Qur’an. Untuk itu, kita membuat gagasan Satu Desa Satu Rumah Tahfidz.” kata Herman Deru, Gubernur Sumsel.

Sumsel disebut-sebut sebagai provinsi pertama yang mempunyai lembaga pengurus rumah tahfidz yang dikoordinir secara tersetruktur. “Dengan begitu, kita harapkan Sumsel menjadi religius, serta menghasilkan generasi muda yang mampu membaca maupun menjadi penghapal Al Qur’an.” harapnya gubernur yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu. (ohs/ril)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *