Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

190 Kepala Keluarga Desa Teluk Akan Menerima BLT 600.000 Per bulan Jika Memenuhi Keriteria Penerima

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Ditengah wabah Corona atau Covid-19 Pemerintah mengambil langkah guna mengatasi keterpurukan ekonomi masyarakat akibat dampak wabah corona ini dengan mengalihkan 35% Dana Desa Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi desa yang menerima Dana Desa 1,2 Miliar.

Dikabupaten Musi Banyuasin sendiri sudah mulai dilakukan pendataan bagi masyarakat yang layak menerima BLT tersebut. BLT sebesar Rp. 600.000 Perbulan dan dibayarkan secara tunai terhitung bulan April 2020 akan diterima langsung oleh Keluarga miskin kurang mampu terdampak covid-19 yang memenuhi setidaknya ada 14 keriteria penerima bagi Masyarakat Non PKH dan BPNT.

Juknis penyaluran BLT ini mengacu pada 14 Keriteria Penerima yakni Keluarga Non PKH dan Non Bantuan Sembako dari Pemerintah (BPNT), Luas lantai rumah kurang dari 8M²/Per orang, Lantai tanah/Kayu Merah/bambu, Dinding rumah terbuat dari bambu/rumbai/kayu merah atau rumah yang dindingnya belum di plaster, Buang air besar tanpa fasilitas atau numpang orang lain, Belum memiliki jaringan Listrik PLN, Air minum dari sumur/air mengalis/air sungai/atau air hujan, Bahan bakar dari kayu/arang atau minyak tanah, konsumsi daging/susu atau ayam hanya 1 kali dalam seminggu, 1 stel pakaian dalam setahun, makan 1-2 kali sehari, Tidak sanggup berobat kepuskesmas,Penghasilan bagi petani berlahan dan buruh pertanian, perkebunan, sawah, buruh bangunan, Atau pekerja lain dengan penghasilan kurang dari Rp.600.000 rupiah, Pendidikan Kepala keluarga tidak tamat SD/tidak sekolah/tamat SD, Tidak memiliki tabungan atau barang mudah dijual minimal kurang dari Rp. 500.000.

Baca Juga  Muba Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II

Juknis ini sepertinya akan menyulitkan dikalangan bawah yakni bagi pendataan kepada masyarakat, dengan adanya keriteria penerima BLT tersebut tentu akan berdampak ricuh dimasyarakat jika tidak tercover BLT.

Di Desa Teluk Kecamatan Lais misalnya, yang hanya mendapatkan jatah 190 Kepala Keluarga yang berhak menerima BLT diluar PKH dan BPNT, dengan jumlah ini tentunya berbanding jauh dengan jumlah KK di Desa Teluk.

“Bantuan langsung tunai sebesar 600.000 rupiah ini akan disalurkan kepada masyarakat melalui mekanisme pendataan dan akan diberikan secara tunai terhitung bulan April 2020 selama 3 bulan dengan menggunakan Dana Desa, sehingga kita berharap BLT tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar benar berhak menerimanya dengan keriteria yang sudah ada.” Kata Nuraidah, Kepala Desa Teluk saat Musyawarah Desa dengan BPD, Kadus dan masyarakat Desa Teluk pada Rabu (29/4/2020).

Baca Juga  Serentak, Bupati DRA Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 Untuk 86.099 KK Warga Muba

Bagi kepala keluarga yang sudah menerima PKH atau Bantuan Sembako dari Pemerintah atau Dinas Sosial maka tidak lagi berhak untuk menerima BLT Rp.600.000 Rupiah dari Dana Desa ini.

“Yang sudah terdata sebagai penerima PKH dan BPNT sembako tidak lagi menerima BLT ini sehingga kesempatan yang sama juga dirasakan oleh masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, jika memenuhi keriteria penerima maka akan kita berikan BLT. Untuk itu masyarakat diharapkan memahami mekanisme ini agar ditengah masyarakat tidak terjadi kesalah fahaman.” tambah Nuraidah.

Berdasarkan pantauan dilapangan untuk Desa Teluk pendataan masyarakat yang berhak menerima BLT dilakukan oleh BPD, Kadus dan dibawa dalam Rapat Musyawarah Desa dengan melibatkan unsur Pemerintahan Desa Teluk, BPD, Kadus dan Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *