Sumsel Maju Untuk Semua
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Pimpinan Pondok Pesantren Kiai Marogan, meresmikan Rumah Tahfidz AT Taubah di LPKA Klas I Palembang, hari Selasa tanggal 23 Juli 2019.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Pimpinan Pondok Pesantren Kiai Marogan, meresmikan Rumah Tahfidz AT Taubah di LPKA Klas I Palembang, hari Selasa tanggal 23 Juli 2019.

Alhamdulillah, Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz Lampaui Target

InilahSumsel.com, Palembang — Dua tahun Herman Deru memimpin sebagai Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), sejumlah target program keagamaan yang menjadi visi dan misinya, memang sudah banyak yang terpenuhi. Namun demikian, hal itu tidak lantas membuat Gubernur yang pro rakyat itu merasa puas, sehingga dirinya tetap berkomitmen meneruskan program-program tersebut.

Herman Deru mengatakan, program-program keagamaan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel itu, akan terus dilaksanakan meski sejumlah target telah terpenuhi. “Program-program keagamaan tersebut kan memang sudah masuk dalam visi dan misi kita, jadi tetap akan dilaksanakan,” tegasnya.

Walaupun program keagamaan itu sudah sesuai target, namun pelaksanaannya akan tetap dilanjutkan. Seperti misalnya program rumah tahfidz. “Misalnya target program rumah tahfidz itu untuk di Sumsel targetnya 3500, Jadi satu desa minimal punya rumah tahfidz. Meskipun targetnya sudah tercapai namun program itu tidak akan dihentikan, tapi akan tetap dijalankan sehingga bisa melebihi dari target,” ujar Bang HD, sapaan akrab Herman Deru.

Baca Juga  Herman Deru Ajak Jaga Kelestarian Ekosistem Laut

Menurut Bang HD, program-program keagamaan seperti rumah tahfidz tersebut dibuatnya tak lain bertujuan agar anak-anak tidak hanya bisa mengaji dan membaca Kitab Suci Al-Qur’an saja, melainkan Kitab Suci Al-Qur’an menjadi kitab yang dihayati dan menjadi pedoman hidup. “Harapan kita seperti itu, agar anak-anak kedepannya bukan hanya bisa mengaji dan hapal Al-Qur’an saja. Tapi benar-benar menghayati dan dipedomani dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Selain program rumah tahfidz, di bidang keagamaan, Bang HD juga sangat konsen memberikan perhatian kepada Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Daerah (P2UKD). Ia berharap, diaktifkannya kembali P2UKD bermanfaat untuk melayani masyarakat. Seperti memberikan informasi-informasi update terakhir dan aturan yang terbaru yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Canangkan Maspari Menjadi Destinasi Wisata Baru Sumsel

“Jika kondisi keuangan kita memungkinkan, maka bisa saja dilakukan perbaikan kelayakan hidup untuk P2UKD,” kata Bang HD.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Herman Deru, Pemprov Sumsel aktif melahirkan program-program di bidang keagamaan demi menciptakan Sumsel yang religius. Salah satunya dengan mengeluarkan program satu desa satu rumah tahfidz sejak tahun 2018. Saat ini program tersebut sudah berjalan dan didukung oleh berbagai pihak. (*)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Oyong Hairudin

Oyong Hairudin
Kontributor InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *