Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Amankan Aset Daerah, Pemprov Sumsel Tanda Tangan MoU dengan PT. KAI dan Kejaksaan Tinggi

InilahSumsel.com, Palembang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsatera Selatan (Sumsel) bersama dengan PT. KAI (Kereta Api Indonesia) dan Kejaksaan Tinggi Sumsel, melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pemanfaatan Aset dan Penanganan Permasalahan Barang Milik Daerah (BMD) dan Tunggakkan Pajak atau Retribusi, secara virtual pada hari Selasa tanggal 22 September 2020 di Command Center Kantor Gubernur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Nasrun Umar, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan momentum yang strategis bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengatasi persoalan aset yang begitu kompleks, sehingga perlu langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

“Sehingga diharapkan dalam pengelolaan aset nantinya, lebih akuntabel dan transparan serta mampu dioptimalkan penggunaan dan pemanfaatannya untuk menunjang fungsi pelayanan kepada masyarakat dan stakeholder.” katanya.

Sosok yang akrab disapa dengan panggilan HNU itu menjelaskan, aset negara adalah sebuah harta berharga milik negara yang pengelolaannya dipercayakan kepada pejabat publik. Dimana para pemegang amanah ini memiliki kewenangan penuh untuk mengelolanya.

Baca Juga  Mawardi Yakin Kualitas Pendidikan di Ogan Ilir Mampu Bersaing di Sumsel

“Sebuah kepercayaan yang bisa mengundang banyak masalah bagi pemegangnya, jika sedikit saja melakukan kesalahan. Tidaklah salah jika aset negara dikatakan harta berharga, karena sumber daya ekonomi ini memang memiliki nilai yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan aset jenis lainnya. Walaupun tampak menggiurkan, namun mengelola aset negara membutuhkan kewaspadaan yang super tinggi.” tutur HNU.

Oleh sebab itu, menjaga dan mengawal pengelolaan aset negara, menjadi tugas bersama. Ini adalah langkah untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat selaku pemberi amanah, bahwa pengelolaan aset negara telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terjaga dengan baik.

Baca Juga  Herman Deru Tunaikan Janji Perbaiki Infrastruktur Jembatan Hingga Irigasi

“Selain menjaga dan mengoptimalisasi penggunaan aset negara sehingga dapat menciptakan nilai tambah bagi negara dan stakeholder utamanya yaitu masyarakat itu sendiri, begitu juga dalam upaya kita menyelesaikan permasalahan pajak atau retribusi yang menjadi tunggakkan, sehingga berdampak kepada pembangunan. Kami berharap ada win-win solution terhadap pemanfaatan aset dengan PT. KAI dan langkah-langkah preventif dan represif yang nyata dalam menyelesaikan permasalahan yang telah berlarut-larut ini.” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *