Sumsel Maju Untuk Semua
Ponaryo Astaman, General Manager Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)
Ponaryo Astaman, General Manager Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)

APPI Tegaskan Permasalahan Gaji Pemain Sriwijaya FC Telah Selesai

Ponaryo Astaman, General Manager Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)
Ponaryo Astaman, General Manager Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)

InilahSumsel.com, Palembang — Perjalanan Sriwijaya FC dalam mempersiapkan tim guna mengikuti Liga 2 Indonesia tahun 2019, tidaklah mudah. Berbagai cobaan, harus dihadapi jajaran pengurus klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Permasalahan utama yang mendapatkan perhatian adalah mengenai banyaknya gaji pemain yang belum dibayarkan oleh jajaran pengurus yang lama. Permasalahan gaji itu, membuat Sriwijaya FC hampir saja tidak bisa mengikuti Liga 2 Indonesia.

Pelan tapi perlahan, jajaran pengurus yang baru dibawah komando Asfan Fikri Sanap sebagai Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (PT. SOM) sebagai perusahaan yang mengelola Sriwijaya FC dan Hendri Zainuddin sebagai Manager, menyelesaikan permasalahan tersebut satu per satu. Bahkan, Hendri Zainuddin harus memberikan talangan dana sebesar tiga miliar rupiah terlebih dahulu agar permasalahan tersebut selesai.

Dana talangan yang diberikan, bisa menyelesaikan permasalahan. Sriwijaya FC dipastikan bisa mengikuti Liga 2 Indonesia dan dapat berjuang untuk kembali agar bisa mewujudkan target lolos ke Liga 1 Indonesia tahun 2020. Sayangnya, ketika sedang fokus mempersiapkan tim, gangguan dari luar kembali datang. Dua mantan pemain Sriwijaya FC yakni Maldini Pali dan Yanto Basna, mengirimkan surat kepada Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menerangkan bahwa gaji mereka belum dibayar.

Baca Juga  Sriwijaya FC Dilarang Uji Coba Lapangan Malam Hari

Kasus gaji ini, kembali heboh. Namun, manajemen Sriwijaya FC mempunyai jawaban sendiri. Permasalahan gaji Maldini Pali, telah selesai karena tindakan indisipliner yang dilakukannya tahun 2017. Sedangkan Yanto Basna, bola liarnya berada di PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) sebagai operator liga. Pasalnya, PT. LIB tidak membayarkan subsidi yang seharusnya didapatkan oleh Sriwijaya FC, sehingga menjadi penyebab klub belum membayar gaji Yanto Basna karena kas saat itu belum mencukupi.

Mendekati pertandingan perdana Sriwijaya FC di Liga 2 Indonesia yang akan digelar hari Minggu tanggal 23 Juni 2019 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, permasalahan itu akhirnya tuntas. Kerja keras Hendri Zainuddin sebagai Manager dalam menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi klub, mendapatkan pengakuan dari APPI. APPI mengapresiasi kinerja Managemen klub, melalui surat yang dikeluarkan dengan nomor 025/APPI/2019 tanggal 20 Juni 2019 tentang Rekomendasi Untuk Pelaksanaan Kompetisi Liga 2 Tahun 2019.

Baca Juga  Tepati Janji, Sriwijaya FC Deal Datangkan I Made Wirahadi

“Bahwa mengenai perselisihan dengan klub klub Sriwijaya FC atas nama 28 pesepak bola, kami memberikan apresiasi atas upaya klub menyelesaikan perselisihan ini. Atas nama Yanto Basna, kami telah menerima laporan bahwa telah adanya pembayaran sebagaimana yang telah disepakati. Sedangkan atas nama Maldini Pali, setelah kami menelaah lebih jauh, terjadinya kesalahpahaman mengenai hal ini, sehingga komunikasi dengan pihak klub, telah terjadi penyelesaian atau kami nyatakan kasus ini sudah terselesaikan.” bunyi surat yang ditandatangani Ponaryo Astaman sebagai General Manager APPI itu. (ohs)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *