Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Apresiasi Pengguna Masker, Forkopimcam Bayung Lencir Bagikan Souvenir

InilahSumsel.com, Muba — Semakin tingginya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuaisn (Muba) dalam beberapa pekan terakhir, berbagai cara dilakukan pemerintah dalam menekan penyebaran virus tersebut.

Salah satunya yang dilakukan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bayung Lencir yang kembali memperketat pintu perbatasan dengan membuka posko operasi yustisi di Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir, Muba, pada hari Rabu tangal 7 Oktober 2020.

Camat Bayung Lencir, M. Imron, S.Sos., M.Si, mengataka, Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir bersama Forkopimcam terus berupaya menggaungkan protokol kesehatan di era kebiasaan baru saat ini. Salah satunya dengan terus memperketat pintu perbatasan Sumsel-Jambi tepatnya di Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir, Muba.

“Ya, kita bersama Forkopimcam Bayung Lencir kembali memperketat perbatasan Bayung Lencir dengan membuka posko operasi yustisi. Hal tersebut mendasari karena kondisi penyebaran COVID-19 di Muba trendnya semakin meningkat, sehingga penerapan kepatuhan harus di jalankan,” katanya.

Baca Juga  Rangkain Giat HAN dan HUT Muba, Thia Yufada Ajak Kaum Ibu Ikuti Seminar Parenting Bersama Kak Seto

Lanjut M. Imron, di bukanya posko ops yustisi mendasari Perbup No 67 Tahun 2020 dimana masyrakat diminta untuk mematahui protokol kesehatan. Pada kegiatan tersebut, tentunya pihaknya melibatkan, Dinkes Muba, PMI, Pramuka, KNPI, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat Bayung Lencir.

“Berdasarkan dari data yang ada penyebaran Covid-19 kebanyakan dari luar daerah, oleh karena itu inisiasi yang dilakukan Forkopimcam sangat tepat dalam memutus rantai. Tidak hanya pada perbatasan saja pihaknya juga terus menyasar tempat-tempat keramaian dalam mensosialisasikan prokes ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi masyarakat dengan memberikan souvenir bagi masyarakat yang tidak memakai masker tentunya mendapatkan hukuman dan denda sesuai Perbup No 67 Tahun 2020.

Baca Juga  Deteksi Potensi Konflik, Pemkab Muba Rencanakan Kerja Sama dengan BAIS

“Kita menyiapkan ratusan sovenir yang sengaja dibawa dan dipersiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat saat pelaksanaan operasi yustisi. Tetapi yang tidak memakai akan diberikan hukuman dan denda sesuai aturan yang ada,” tandas dia.

Sementara, Guntur (35) salah seorang pengguna jalan mengaku dirinya sangat senang, karena menggunakan masker, dirinya mendapatkan hadiah. “Senang rasanya, selain memang memakai masker agar dapat mencegah penularan Covid-19, tau-tau dapat hadiah, saya ucapkan terima kasih,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *