Beranda blog

Dorong 35.000 UMKM Lebih Mudah Naik Kelas, GOJEK Luncurkan GOJEK Wirausaha

0
Dorong 35.000 UMKM Lebih Mudah Naik Kelas, GOJEK Luncurkan GOJEK Wirausaha
Dorong 35.000 UMKM Lebih Mudah Naik Kelas, GOJEK Luncurkan GOJEK Wirausaha

JAKARTA — GOJEK sebagai perusahaan teknologi terdepan di Indonesia kembali menunjukkan komitmennya membantu para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan skala bisnis dan memperluas pasarnya. Komitmen ini ditunjukkan melalui peluncuran GOJEK Wirausaha – program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh GOJEK kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Program ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar, bisa menjadi naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia tahun 2018, 99% industri Indonesia ditopang oleh UMKM. Dengan total 62 juta unit yang tersebar di berbagai wilayah di nusantara, UMKM menjadi solusi dalam menciptakan banyak lapangan kerja.

Chief Commercial Expansion GOJEK Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, “Kami di GOJEK percaya basis UMKM yang besar di tanah air berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill.”

Oleh karena itu, lanjut Catherine, GOJEK berupaya menjawab tantangan-tantangan tersebut dengan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang dengan memanfaatkan teknologi. “Tantangan akses pasar yang lebih luas serta akses ke teknologi kami berusaha beri solusi dengan melalui layanan GO-FOOD dan GO-PAY. Dimana, UMKM yang tergabung dalam ekosistem GOJEK dapat terhubung secara langsung dengan ratusan juta pelanggan setia kami. Hingga saat ini GOJEK telah bermitra dengan lebih dari 400.000 merchant di mana 80% diantaranya merupakan UMKM kuliner yang telah merasakan manfaat perluasan pasar secara langsung,” tutur Catherine.

“Inovasi GOJEK tak berhenti sampai disitu. Sesuai misi kami untuk memberikan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, kali ini untuk memberikan akses pada peningkatan skill, GOJEK meluncurkan pelatihan GOJEK Wirausaha yang bertujuan menaik kelaskan pelaku UMKM. Lewat pelatihan ini, GOJEK menyediakan paket lengkap baik bagi UMKM yakni akses pasar yang lebih luas dengan masuk ke ekosistem GOJEK, akses ke teknologi melalui platform GOJEK sekaligus akses ke peningkatan kemampuan dan pengetahuan dengan pelatihan dan modul,” tambah Catherine.

Astrid Kusumawardhani – VP Public Affairs GOJEK memaparkan dalam menyusun program pelatihan GOJEK Wirausaha, GOJEK bekerja sama dengan pelatih yang ahli dalam bidang wirausaha serta para UMKM yang telah sukses naik kelas. Selain itu, dalam membuat pelatihan dan modul, GOJEK Wirausaha senantiasa mendengarkan aspirasi dari pelaku UMKM yang telah masuk dalam ekosistem GOJEK.

“Materi yang kami sampaikan beragam sesuai dengan level kesiapan usaha mulai dari tingkat pemula, menengah dan lanjutan. Sehingga dalam penyampaian materi kami berupaya untuk tepat sasaran. Modul yang diajarkan berisi cara mengelola usaha, tips dari UMKM yang sudah sukses serta tips serta pemahaman wirausaha dari GOJEK. Tahun ini kami menarget dapat 35.000 pelaku usaha UMKM di 25 kota di Indonesia bisa ikut serta dalam pelatihan GOJEK Wirausaha dan meningkatkan skala bisnisnya,” tutur Astrid.

Program GOJEK Wirausaha ini memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GOJEK. Setelah pelatihan, UMKM dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD, GO-PAY serta Arisan Mapan. Hal ini menjadi nilai tambah agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital,” kata Astrid. Sebelumnya, proyek pilot GOJEK Wirausaha telah dilakukan di 14 kota di Indonesia dengan lebih dari 2.200 pelaku UMKM yang ikut serta dari 24 komunitas dan institusi pemerintah.

Inovasi serta upaya GOJEK untuk meningkatkan skala bisnis UMKM ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam mewujudkan lebih banyak lagi UMKM go-online untuk menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia. Chief Public Policy and Government Relations GOJEK Shinto Nugroho menjelaskan “UMKM merupakan DNA GOJEK. Tentunya kami saat ini semangat melihat keaktifan Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian dan lembaga dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM. GOJEK Wirausaha #GerakanOnlineNusantara (Gerakan Online Mandiri Usaha Mikro Kecil Menengah Pintar dan Andal) demi memberdayakan, membina dan menyediakan akses berkelanjutan untuk UMKM di seluruh Indonesia melalui ekosistem digital GOJEK.

Salah satu pelaku usaha UMKM yang telah mengikuti pelatihan, Agung Saputra, Perwakilan dari Komunitas Pebisnis Kota Tangerang Selatan (Kopi Tangsel) merasakan manfaat dari pelatihan GOJEK Wirausaha. “Lewat pelatihan ini, saya sebagai pelaku usaha UMKM jadi lebih paham bagaimana memetakan peluang dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan skala bisnis. Kami juga bisa memanfaatkan peluang yang ada di ekosistem GOJEK untuk memperluas akses pasar kami. Sejak memanfaatkan ekosistem GOJEK untuk pengembangan bisnis dari tahun 2015, kami mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar 10% tiap bulan.”

Astrid melanjutkan bahwa kontribusi GOJEK lewat GOJEK Wirausaha terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dapat lebih besar lagi ke depannya. Kontribusi nyata GOJEK sebelumnya ditunjukkan dari hasil riset LD FEB UI pada tahun 2017 yang menunjukkan bahwa GOJEK telah berkontribusi sebesar Rp 1.7 triliun per tahun untuk perekonomian Indonesia melalui penghasilan mitra UMKM. Selain itu, berdasarkan data internal GOJEK, 80% merchant mengalami kenaikan jumlah transaksi penjualan setelah masuk dalam ekosistem digital GOJEK.

“Harapannya dengan ilmu yang kami berikan lewat GOJEK Wirausaha ini, pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya dan mengatur keuangan lebih baik, sehingga menjadi meningkatkan skala bisnis yang berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia,” tutup Astrid. (ril/argiman)

Lawan MU Di Piala Indonesia, Sriwijaya FC Tidak Bisa Banyak Komentar

0
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, menjawab pertanyaan wartawan terkait pertandingan melawan Keluarga USU Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, hari Jum'at tanggal 25 Januari 2019 (gambar : inilahsumsel.com/oyonghairudin)
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, menjawab pertanyaan wartawan terkait pertandingan melawan Keluarga USU Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, hari Jum'at tanggal 25 Januari 2019 (gambar : inilahsumsel.com/oyonghairudin)

PALEMBANG — Sriwijaya FC berhasil melanjutkan pertandingan ke Babak 16 Piala Indonesia setelah berhasil menahan imbang tuan rumah Keluarga USU Medan dengan skor 1-1 hari Kamis tanggal 7 Februari 2019 kemarin. Hasil imbang tersebut, klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu, lolos dengan agregrat 7-3.

Di babak 16 besar, Sriwijaya FC dipastikan berhadapan dengan Madura United (MU). Kepastian itu didapatkan setelah dilakukan drawing di Gedung TVRI Jakarta, hari Jum’at tanggal 8 Februari 2019. Rencananya, pertandingan itu akan digelar tanggal 15 dan 24 Februari 2019 mendatang dengan sistem kandang dan tandang.

Menanggapi hasil drawing itu, Managemen Sriwijaya FC tidak bisa berkomentar lebih banyak. Pasalnya, sampai saat ini surat resmi dan jadwal pertandingan, belum didapatkan. “Kita belum bisa berbicara  banyak dan masih menunggu surat resmi.” kata Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Rizal Darmawan.

Jika memang dalam surat resmi itu Sriwijaya FC akan menghadapi MU, masih kata Rizal Darmawan, pihaknya akan berusaha dengan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan. “Syukurlah kalau secepatnya digelar. Karena, sebelumnya ada wacana bahwa babak ini akan digelar setelah pemilihan umum.” ujarnya.

Pertandingan ini, akan penuh dengan emosi. Pasalnya, sebagai peserta Liga 1 tahun 2019, MU sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk melakukan perekrutan pemain. Beberapa pemain yang baru direkrut, diantaranya adalah pemain-pemain yang musim sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC. Diantaranya adalah Alberto Goncalves, Marckho Sandi Meraudje, dan Syahrian Abimanyu.

Gubernur Sumsel Minta Kebijakan Berpihak Ke Pelaku UMKM

0
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat menerima kunjungan Komite IV DPD RI Provinsi Sumatera Selatan Siska Marleni beserta rombongan di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (28/1/2018). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat menerima kunjungan Komite IV DPD RI Provinsi Sumatera Selatan Siska Marleni beserta rombongan di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (28/1/2018). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, berharap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumsel terus berkembang pesat. Pernyataan itu disampaikannya, saat menerima kunjungan kerja rombongan Komite IV DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia), di Ruang Rapat Bina Praja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, hari Senin tanggal 29 Januari 2019.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meminta agar kebijakan regulasi yang dikeluarkan oleh para wakil rakyat yang ada di DPD RI atau DPR RI, agar dapat berpihak kepada pelaku UMKM. Mengingat, selama ini mereka masih banyak kesulitan. Terutama dalam hal mendapatkan suntikan modal melalui perbankan, karena terkait dengan jaminan yang dimiliki oleh UMKM.

“Saya meminta para wakil rakyat dan instansi terkait, agar dapat memberikan bantuan kepada pelaku UMKM. Selama ini, pemerintah telah berupaya memberikan subsidi, selama tidak menyalahi aturan. Dengan catatan, pinjaman yang dikucurkan juga tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif.” kata H. Herman Deru.

Dia berpendapat, UMKM memiliki peranan yang strategis di Indonesia, terutama di Sumsel. Pasalnya, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja yang banyak dan dapat bertahan dari guncangan krisis ekonomi global.

“Kita akan terus berikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi perilaku UMKM di Sumsel untuk dapat ikut menggerakkan perekonomian, baik dalam sektor pertanian, perkebunan, dan sektor transportasi.” ujar H. Herman Deru.

Gubernur yang dikenal sangat bersahabat dengan masyarakat itu menambahkan, Pemprov Sumsel akan terus mendorong percepatan pembangunan di semua bidang, dengan memperkuat Sumber Daya Manusia yang dimiliki dan tetap memanfaatkan teknologi yang ada, sebagai upaya mencapai target ekonomi makro yakni pertumbuhan ekonomi yang diikuti dengan turunnya angka kemiskinan serta angka pengangguran dapat ditekan, termasuk pengendalian inflasi.

“Sekarang, jumlah UMKM yang ada di Sumsel sebanyak 161.726 unit. Kita berharap, dengan banyaknya UMKM ini, akan ikut membantu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan, terutama yang ada di Sumsel.” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Siska Marleni, menjelaskan bahwa sampai saat ini sudah banyak aspirasi yang masuk kepada dirinya terkait dengan UMKM. Oleh karena itu, dirinya bersama dengan Jamkrida, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pihak terkait, bersama-sama akan membantu meningkatkan kemajuan pelaku UMKM di Sumsel.

“Peran UMKM ini sangat strategis dalam mengatasi krisis ekonomi. Inilah yang membantu perekonomian kita. Di pusat, regulasi UMKM juga sudah cukup baik.” ungkap Siska Marleni. (ohs/tribunnews.com)

Babak 8 Besar SSL U-16 Piala Gubernur Sumsel Semakin Sengit, SSB Perisai Tidak Takut Hadapi SONS

0
Pemain Perisai (Baju Biru Muda) mencoba menghentikan serangan dari pemain Sriwijaya Asah Soccer pada pertandingan Liga Remaja U-16 Sumsel Super League Tahun 2019 Piala Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, di Stadion Bumi Sriwijaya
Pemain Perisai (Baju Biru Muda) mencoba menghentikan serangan dari pemain Sriwijaya Asah Soccer pada pertandingan Liga Remaja U-16 Sumsel Super League Tahun 2019 Piala Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, di Stadion Bumi Sriwijaya

PALEMBANG — Liga Remaja U-16 Sumsel Super League Tahun 2019 memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, sudah memasuki Babak Delapan Besar. Tim-tim yang masuk ke babak tersebut adalah Persegrata, Jaltha B, Elmas, Ranstar, Perisai, Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an, Tunas Sriwijaya, SONS, dan Perisai.

Berdasarkan jadwal yang sudah dirilis oleh Panitia, SONS akan menghadapi Perisai. Kemudian, Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an Payaraman menghadapi Tunas Sriwijaya dan Jaltha B bertemu Ranstar. Terakhir, Persegrata melawan Elmas. Semua pertandingan tersebut, akan dilaksanakan hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 di Stadion Bumi Sriwijaya.

“Peringkat satu dan dua dari masing-masing grup, maju ke Babak Delapan Besar. Mereka akan bertemu dan saling mengalahkan hari Sabtu besok. Tim, diharapkan sudah tiba di stadion, tiga puluh menit sebelum pertandingan dimulai.” kata Raudi Ardiansyah, Panitia Pelaksana Pertandingan.

Menanggapi pertandingan melawan SONS, pelatih Perisai berharap anak asuhnya bisa mempertunjukkan permainan yang terbaik dan mendapatkan kemenangan.

“Kami bersyukur, Perisai bisa masuk ke Babak 8 Besar SSL U-16. Anak-anak mempunyai semangat yang tinggi menghadapi pertandingan besok. Walau tim lawan mempunyai nama besar, mereka tidak akan mudah menyerah dan mempunyai niat yang besar untuk menang. Saat ini, kita sudah melakukan berbagai persiapan, latihan yang cukup, dan juga istirahat untuk menghadapi pertandingan ini.” kata Eko Purnomo, Pelatih SSB Perisai.

Sementara itu, Persegrata yang akan menghadapi Elmas pada pertandingan terakhir Babak 8 Besar tersebut, tetap meyakini mampu mendapatkan kemenangan, meskipun Elmas didominasi oleh pemain Sriwijaya FC U-16.

“Tim kami, tetap menjalani latihan seperti biasa. Tim kami sudah dibina sejak usia dini dan bukan tim yang instan. Menghadapi lawan besok, kami yakin anak-anak Insya Allah mendapatkan kemenangan. Meskipun Elmas didominasi oleh alumni SFC U-16, Laskar Bolang tidak takut menghadapinya.” ujar Yoyon, Pembina Tim Persegrata U-16.

Jadwal Pertandingan Babak 8 Besar Liga Remaja U-16 Sumsel Super League Piala Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru.

08.00 – 08.45 WIB – SONS vs Perisai
08.50 – 09.35 WIB – PONPES Raudhatul Qur’an Payaraman vs Tunas Sriwijaya
09.40 – 10.20 WIB – Jaltha B vs Ranstar
10.25 – 11.10 WIB – Persegrata vs Elmas

Gubernur Sumsel Janji Permudah Pembangunan Pesantren

0
Herman Deru bersama Bupati Kabupaten Muara Enim saat menghadiri acara silaturohim dengan warga Desa Panang Jaya dan Penanggiran Kabupaten Muara Enim
Herman Deru bersama Bupati Kabupaten Muara Enim saat menghadiri acara silaturohim dengan warga Desa Panang Jaya dan Penanggiran Kabupaten Muara Enim

PALEMBANG — Saat menghadiri acara silaturohim dan syukuran di Desa Panang Jaya dan Desa Penanggiran di Kabupaten Muara Enim hari Rabu tanggal 30 Januari 2019, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, berjanji akan memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mendirikan pesantren.

“Buatlah yayasannya. Kele, ajukan dengan aku.” tegas H. Herman Deru.

Dia menambahkan, selain membuat yayasan, masyarakat juga harus menyediakan lahan sekitar dua hektar. Di lahan itu, nanti dilakukan pengembangan pesantren, seperti rumah tahfidz, rumah ibadah, dan ruang belajar dan mengajar, termasuk tempat tinggal santriwan dan satriwati yang dibuat terpisah.

Selain itu, menanggapi keinginan warga agar ada Sekolah Menengah Kejuruan di daerah tersebut, H. Herman Deru memastikan akan segera merealisasikannya. Namun, untuk saat ini, dirinya meminta kepada warga agar sekolah tersebut diminati. Takutnya, setelah sekolah berdiri, justru kekurangan siswa.

“Terlebih dahulu, pastikan ada siswanya. Hitung jumlah lulusan SMP dan kemauan dari masyarakat. Kalau semuanya sudah siap, saya pastikan segera dilakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK ini. Jangan sampai, sudah dibangun justru jadi sarang walet.” pintanya.

Dengan adanya SMK ini, masih kata H. Herman Deru, dirinya berharap dapat menghasilkan anak-anak yang sudah siap pakai dan bekerja. Dimana saat ini, pihaknya sudah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub), sehingga setiap usaha yang beraktifitas di Sumatera Selatan, harus menggunakan tenaga kerja lokal yang tersedia.

Herman Deru Terus Perketat Peredaran Miras

0
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, bersama dengan ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, MA Gantada
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, bersama dengan ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, MA Gantada

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan tim gabungan, akan terus meningkatkan intensitas razia terhadap tempat usaha yang terindikasi tidak sesuai aturan. Termasuk melakukan pemeriksaan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Minuman Beralkohol dan jenis minuman beralkohol yang dijual.

“Jika terbukti adanya pelanggaran maka Pemprov Sumsel bersama jajaran terkait. Tentu akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan,” tegas Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, menjawab pertanyaan Fraksi Gerindra dan Fraksi Partai Nasional Demokrat. terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2011 tentang pengawasan, penertiban, dan pengendalian peredaran minuman beralkohol. di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, hari Kamis tanggal 31 Januari 2019.

Herman Deru menegaskan, Pemprov Sumsel berupaya meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan minuman beralkohol bagi masyarakat, termasuk anak dibawah umur. Melalui upaya pengawasan dan penertiban produksi minuman beralkohol yang beredar di tengah masyarakat.

“Minuman beralkohol dengan kadar tertentu, merupakan barang dalam pengawasan. Untuk itu, minuman beralkohol hannya dapat diperdagangkan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin, dengan tetap memenuhi standar mutu produksi dan standar keamanan,” tambahnya.

Melalui pemberlakukan Perda ini nantinya, Gubernur berharap akan membuahkan dampak yang besar dan efektif dalam menekan, membatasi, dan meminimalisir peredaran minuman beralkohol secara bebas di masyarakat.

“Kami sependapat dengan usulan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera untuk menegaskan pelarangan penjualan minuman beralkohol di tempat umum, seperti warung kecil dan mini market. Sanksi tegas bagi pelanggar peraturan. Kita juga akan mendorong pemerintah Kabupaten/kota untuk meningkatkan pengawasan, ” tandasnya. (ohs/derusumsel.com)

Ikuti SSL U-20, Payaraman United Rekrut Ferry Rotinsulu dan Gelar Seleksi Terbuka

0
Manager Payaraman United, Rasyid Irfandi, melakukan salam komando dengan Ferry Rotinsulu dan Presiden Sumsel Super League, Hendri Zainuddin.
Manager Payaraman United, Rasyid Irfandi, melakukan salam komando dengan Ferry Rotinsulu dan Presiden Sumsel Super League, Hendri Zainuddin.

PALEMBANG — Kehadiran Sumsel Super League sebagai kompetisi sepak bola amatir sebagai wadah bagi pemain sepak bola usia dini mempertontonkan kemampuannya, menarik minat berbagai komunitas dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ikut ambil bagian.

Payaraman United sebagai satu dari banyaknya komunitas sepak bola di Sumsel, akan ikut ambil bagian dalam Sumsel Super League U-20 yang akan digelar tanggal 16 Februari 2019 mendatang di Stadion Bumi Sriwijaya. Sebagai bentuk keseriusan, tim tersebut merekrut Ferry Rontisulu sebagai pelatih.

Manager Payaraman United, Rasyid Irfandi, menjelaskan bahwa, keputusan pihaknya merekrut mantan penjaga gawang Sriwijaya FC itu, berdasarkan pengalamannya di klub dan tim nasional Indonesia.

“Selain itu, Ferry sudah mengantongi lisensi pelatih AFC Level 1. Dengan adanya pengalaman sebagai pemain dan juga pelatih, kami berharap pemain bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan bisa bersaing serta menjadi juara SSL U-20.” kata Rasyid Irfandi.

Pria yang akrab disapa dengan panggilan Pedoo itu menambahkan, pihaknya juga akan menggelar seleksi terbuka, bagi anak-anak muda yang mempunyai kemampuan bermain sepak bola, namun belum bergabung di SSB atau komunitas sepak bola lainnya.

“Kami hanya menggelar seleksi selama satu hari, hari Senin besok, jam dua siang. Tempat seleksinya di Stadion Bumi Sriwijaya dan akan dipimpin secara langsung oleh Ferry Rontinsulu. Bagi yang berminat, silahkan datang dengan membawa copy kartu keluarga dan usia kelahiran tahun 2000 dan sesudahnya.” ajak Pedoo.

Sementara itu, pelatih anyar Payaraman United, Ferry Rotinsulu, mengaku sangat tertantang untuk melatih generasi muda Sumsel. “Jika berminat untuk bergabung dalam tim ini guna ikut SSL, silahkan datang dan ikut seleksi. Nanti, sekitar 30 orang akan memperkuat Payaraman United di SSL U-20.” tuturnya.

Rangkul Generasi Millenial, Caleg Hanura Kota Palembang Siapkan Program UPIL

0
Marta Jaya N (Sebelah Kiri), Caleg DPRD Kota Palembang Dapil Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus, dan Bukit Kecil, saat menghadiri acara diskusi santai pengurus DPC Kota Palembang dan semua caleg DPRD Kota Palembang.
Marta Jaya N (Sebelah Kiri), Caleg DPRD Kota Palembang Dapil Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus, dan Bukit Kecil, saat menghadiri acara diskusi santai pengurus DPC Kota Palembang dan semua caleg DPRD Kota Palembang.

PALEMBANG — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kota Palembang menggelar diskusi santai dengan tema Berbuat menggunakan Hati Nurani bersama komunitas kaum milenial di Cafe OMA Jalan POM IX hari Selasa malam tanggal 29 Januari 2019.

Ketua DPC Partai HANURA Kota Palembang, Liza Sako, menjelaskan bahwa dirinya optimis target perolehan kursi yang sudah disepakati bersama pada Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, bisa terpenuhi.

“Kalau melihat pergerakan dari Caleg Partai HANURA saat ini, saya optimis.” kata Liza Sako.

Dia menambahkan, saat ini caleg-caleg dari partai yang dipimpin oleh H. Hendri Zainuddin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai HANURA Provinsi Sumatera Selatan itu, merangkul semua golongan, termasuk generasi millenial.

“HANURA berusaha merangkul komunitas yang ingin berkembang dan belajar mandiri. Agar mereka dapat menyalurkan aspirasi dan keinginannya untuk membangun kota Palembang.” ujarnya.

Sementara itu, Marta Jaya N, S.TP., MM., yang juga calon Anggota DPRD Kota Palembang melalui Daerah Pemilihan (Dapil) I yang terdiri dari Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Barat II, Gandus, dan Bukit Kecil, mengungkapkan bahwa dirinya telah menyiapkan berbagai program yang akan dijalankan, apabila masyarakat percaya dan dirinya terpilih.

“Saat ini, kami terus melakukan sosialisasi, mengajak masyarakat memilih caleg dari Partai HANURA. Secara pribadi, saya sudah menyiapkan beberapa program yang akan dikerjakan, apabila terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Palembang periode 2019-2024.” kata Marta Jaya.

Pria yang lahir dan besar di Pakjo itu mengungkapkan, satu dari beberapa program yang akan dikerjakannya dinamakan dengan UPIL.

“UPIL adalah Muda Terampil. Maksudnya adalah, saya sebagai Anggota DPRD, dengan potensi yang saya miliki, akan memaksimalkan semua potensi yang ada di generasi muda kita saat ini. Mereka pintar dan cerdas. Tetapi, mereka ada yang bingung, ketika sudah tamat sekolah atau kuliah, mau kemana. Dengan adanya program ini, kami akan memberikan pendidikan dan pelatihan-pelatihan kepada mereka, agar bisa memanfaatkan potensi yang ada, sehingga tidak menjadi generasi muda yang menganggur.” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk mencoblos Partai HANURA dan Nomor Urut 3 pada kertas suara Calon Anggota DPRD Kota Palembang. “Agar program-program lainnya yang sudah saya fikirkan, bisa terealisasi untuk dimanfaatkan oleh generasi muda dan masyarakat Kota Palembang yang lainnya.” himbau Marta Jaya N.

Tim Relawan Demokrasi Ajak Masyarakat Muba Gunakan Hak Pilih

0
Imam Irfa'i, S.Kom.I, Tim Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)
Imam Irfa'i, S.Kom.I, Tim Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

MUSI BANYUASIN — Tim Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan cerdas dan tidak masuk kedalam kategori Golongan Putih (Golput).

Ketua Tim Relawan Demokrasi KPU Kabupaten MUBA, Imam Irfa’i, S.Kom.I., berpendapat, partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Muba dalam mengawal pesta demokrasi, adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan demokratis.

“Jangan golput. Karena dari seluruh calon, baik DPRD Kabupaten atau Kota dan Provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, adalah putra terbaik bangsa. Mari ajak seluruh keluarga, kerabat, dan sahabat, untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 mendatang. Menggunakan hak pilih adalah ciri pemilih cerdas.” kata Imam, hari Rabu tanggal 30 Januari 2019.’

Dia mengajak masyarakat untuk memahami betul track record atau visi dan misi serta program strategis yang ditawarkan dari kandidat, sebelum menentukan pilihan. “Calon yang berkompetensi, biasanya tahu persis permasalahan daerah yang akan dipimpinnya. Sehingga mereka meawarkan program yang realistis dan tepat sasaran.” jelasnya.

Hal lainnya, lanjut Imam, masyarakat juga harus rasional dalam memilih. “Tanpa harus dipengaruhi oleh tekanan pihak lain.” tutupnya.

SKO SONS Juara SSL U-14 Piala Gubernur Sumsel

0
Pemain dari SONS melakukan selebrasi juara Liga Remaja U-14 Sumsel Super League Piala Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, setelah berhasil mengalahkan SSB Primavera di Stadion Bumi Sriwijaya, hari Rabu tanggal 30 Januari 2019.
Pemain dari SONS melakukan selebrasi juara Liga Remaja U-14 Sumsel Super League Piala Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, setelah berhasil mengalahkan SSB Primavera di Stadion Bumi Sriwijaya, hari Rabu tanggal 30 Januari 2019.

PALEMBANG — Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) berhasil menjadi juara Liga Remaja U-14 Sumsel Super League tahun 2019 memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru.

Keberhasilan itu didapatkan, setelah SONS mengalahkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Primavera denga skor 2-0 melalui gol yang diciptakan oleh Deco di menit 23 dan Paisal di menit 28, pada hari Rabu tanggal 30 Januari 2019 di Stadion Bumi Sriwijaya.

Meskipun lapangan diguyur hujan, pemain dari masing-masing tim, tetap berupaya menciptakan gol. Serangan demi serangan, ditunjukkan oleh pemain dari SONS dan juga SSB Primavera. Namun, keberuntungan lebih berpihak kepada SONS. Dua gol yang berhasil diciptakan, tidak mampu dibalas oleh pemain SSB Primavera.

Keberhasilan mendapatkan gelar juara ini, disambut baik oleh Erwin, Manager SONS. Dirinya mengaku sangat puas karena berhasil menjuarai liga tersebut.

“Motivasi dan dukungan dari keluarga, menjadikan Anak-anak bermain dengan fokus dan bagus menghadapi lawan yang cukup baik. Secara pribadi, saya sangat puas karena bisa menjuarai Piala Gubernur Sumatera Selatan ini, dengan persiapan selama empat bulan.” katanya.

Dia berharap, pemain-pemain yang ada saat ini, bisa dibina lebih baik lagi.

“Selain berhasil juara di Liga Remaja U-14, kita masuk di Babak 8 Besar U-16. Harapan kedepan, anak-anak ini bisa dibina lagi. Saya juga ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah memanfaatkan liga ini dengan baik sebagai sarana meningkatkan kemampuan pemain.” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih SSB Primavera menyambut kekalahan tersebut dengan lapang dada serta bersyukur karena berhasil mendapatkan gelar sebagai juara kedua Liga Remaja U-14 Sumsel Super League tahun 2019.

“Pertandingan ini sangat sengit. Walaupun kalah, kami tetap bangga dengan penampilan anak-anak. Kalah dan menang, sudah pernah kami rasakan dan sudah biasa. Dengan adanya liga ini, bisa memunculkan pemain-pemain sepak bola terbaik yang membanggakan Sumatera Selatan dan memperkuat Sriwijaya FC.” kata Soleh, Pelatih SSB Primavera.

Sekedar informasi tambahan, juara ketiga liga ini ditempati oleh SSB Perisai, setelah sebelumnya mengalahkan SSB Hatta Soccer di tempat yang sama.

2,743FansSuka
34PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA LAINNYA

Gubernur Restui Tim iGEM Unsri Bersaing ke Boston USA

PALEMBANG – Empat orang mahasiswa perwakilan Universitas Sriwijaya (Unsri) yang tergabung dalam tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) Competition, Rabu (14/11) siang beraudiensi dengan Gubernur...