H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Direktur Operasional PT. LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno. (foto : https://liga-indonesia.id/)
Direktur Operasional PT. LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno. (foto : https://liga-indonesia.id/)

Bukan Tuan Rumah, Sriwijaya FC Tidak Dapat Bantuan dari PT. LIB

InilahSumsel.com, Jakarta — Liga 2 Indonesia Tahun 2020 akan kembali dilanjutkan pada tanggal 17 Oktober 2020. PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) sebagai operator liga, telah melakukan pengundian grup. Hasilnya, sebanyak dua puluh empat klub peserta telah dibagi menjadi empat grup.

Grup A terdiri dari Badak Lampung FC sebagai Tuan Rumah. Kemudian Babel United FC, Perserang Serang, PSBS Bika, Cilegon United FC, dan Persewar Waropen. Kemudian di Grup B dihuni oleh PSCS Cilacap sebagai tuan rumah, diikuti Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, Persis Solo, dan Persigo Semeru.

Sedangkan di Grup C ada PSIM Yogyakarta, AS Abadi Tiga Naga, Putra Sinar Giri FC, Martapura FC, Mitra Kukar FC, dan PSPS Pekanbaru sebagai tuan rumah. Terakhir, di Grup D yaitu PSMS Medan sebagai tuan rumah dan diikuti oleh Sulut United FC, Semen Padang FC, PERSEKAT, Persijap Jepara, dan Sriwijaya FC.

Direktur Operasional PT. LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan biaya operasional kepada masing-masing tuan rumah, dimana besarannya yakni dua ratus juta rupiah. Selain itu, PT. LIB juga memberikan bantuan transportasi kepada klub saat menjalani babak penyisihan grup.

Baca Juga  Sriwijaya FC Batal Rekrut Juan Revi

“Untuk bantuan yang akan diterima oleh setiap klub, jumlahnya tidak akan sama. Kenapa kami buat berbeda? Kami sudah mempertimbangkan beberapa aspek. Paling utama lebih pada faktor jarak tempuh. Tidak mungkin kami memberikan bantuan transportasi tim asal Pulau Jaya yang jumlahnya sama dengan tim asal Papua. Karena mereka akan menempuh perjalanan lebih jauh.” ujarnya hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2020, seperti dikutip dari situs resmi liga-indonesia.id.

Dia mencontohkan, di Grup A terdapat Perserang Serang dan Cilegon United yang berasal dari Pulau Jawa. Masing-masing klub tersebut akan mendapatkan bantuan transportasi sebesar dua puluh juta rupiah. Sedangkan PSBS Biak dan Persear Waropen, akan mendapatkan bantuan transportasi senilai seratus juta rupiah.

Baca Juga  Akui Kekalahan, Pelatih Persiraja Doakan Sriwijaya FC Kembali ke Liga 1

Begitu juga dengan klub lainnya, mislanya Semen Padang dan Sriwijaya FC. Mereka akan menjalani pertandingan di Medan, maka akan mendapatkan bantuan dari PT. LIB sebesar dua puluh juta rupiah. Sedangkan klub asal Pulau Jawa yakni Persekat Tegal dan Persijap Jepara, akan mengantongi bantuan sebesar tiga puluh juta rupiah. Sedangkan Sulut United, akan mendapatkan bantuan sebesar tujuh puluh lima juta rupiah.

Liga 2 Indonesia yang akan digelar pada 17 Oktober 2020 mendatang, direncanakan menggunakan format Single Round Roben dan berakhir pada tanggal 5 Desember 2020 nanti. (*)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *