Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Datangi Warga, HNU Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Etika Bersosialisasi Saat Pandemi

InilahSumsel.com, Palembang — Di tengah kesibukkannya menjalani tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Nasrun Umar tetap menghadirkan waktu untuk bertemu dengan masyarakat, ketika sedang tidak menjalani tugas sebagai orang nomor tiga di Sumsel itu.

Kecamatan Gandus, Kertapati, dan Sukamari, adalah tiga kecamatan yang dikunjungi oleh sosok yang akrab disapa dengan panggilan HNU itu, pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2020. Dalam kesempatan tersebut, HNU mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam bersosialisasi.

“Kita harus terus berupaya menekan angka kasus penyebarannya, meskipun di satu sisi kita harus tetap beraktifitas di luar rumah. Oleh karena itu, selain protokol kesehatan, ada pula etika yang harus kita fikirkan, agar penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 ini bisa kita atasi bersama.” tegas Mantan Manager Sriwijaya FC (SFC) itu.

Baca Juga  Ustad Opat Sebut Herman Deru Sebagai Gubernur Sumsel Pertama Beri Perhatian Kepada Bayt Al Qur'an Al Akbar

Selain memerikan penjelasan mengenai protokol kesehatan dan juga etika yang harus diterapkan ketika bersin yakni menutup dengan menggunakan tisu, kain, atau tangan, HNU juga menyerahkan bantuan yang diharapkan dapat meringankan apa yang dirasakan oleh warga sebagai bentuk peduliannya kepada sesama.

“Ini bantuan ala kadarnya, sesuai apa yang telah dititipkan oleh Allah SWT kepada kami. Dimana dari rezeki yang telah kami terima, ada hak orang lain yang membutuhkan. Tidak perlu mengumpulkan KTP, apalagi melapor kepada lurah atau camat untuk mendapatkan bantuan ini. Sebab, bantuan ini merupakan inisiatif pribadi.” ungkapnya, sambil mengajak masyarakat untuk terus bersemangat menjalani hidup di tengah tantangan yang semakin berat.

Baca Juga  Herman Deru Akomodir Aspirasi Masyarakat Melalui Bupati

Ani, warga RT 14 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Sukarami, mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah sampai dengan saat ini. Dirinya sangat bersyukur, bisa mendapatkan bantuan dari HNU.

“Belum ado yang masuk kesini. Tempat kami ini padat, banyak wong susah, banyak pulok yang nak dikasih. Kami mengucapkan terimo kasih atas kepedulian yang sudah diberikan oleh Bapak HNU.” tuturnya. (ohs/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *