Diserang Black Campaign, Elektabilitas Herman Deru dan Mawardi Yahya Terus Menanjak

Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersalaman dengan warga yang hadir pada acara open house di kediamannya di OKU Timur, hari Jum'at tanggal 15 Juni 2018

Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersalaman dengan warga yang hadir pada acara open house di kediamannya di OKU Timur, hari Jum'at tanggal 15 Juni 2018

PALEMBANG -- Dua minggu menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, berbagai lembaga survei merilis hasil yang diperoleh di lapangan. Menariknya, dari semua lembaga survei, mengumumkan bahwa elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya, tetap unggul dari calon yang lainnya.

Menurut Pengamat Politik di Sumatera Selatan (Sumsel), Ardiansyah Chaniago, meningkatnya elektabilitas pasangan nomor urut satu itu, dikarenakan figur Herman Deru mempunyai pendukung yang militan yang berjumlah hampir 30 persen. Jumlah itu merupakan pendukung sejak pemilihan gubernur tahun 2013 lalu yang bertahan hingga kini.

"Kalau kita lihat dari hasil survei yang dirilis oleh Populi Centre dan Konsepindo, menunjukkan bahwa supporter Herman Deru dan Mawardi Yahya menunjukkan kekuatan yang lebih tinggi dari pasangan calon yang lainnya. Ini menunjukkan bahwa pendukung pasangan ini, bersifat militan dan tidak akan terpengaruh oleh apapun." ujarnya kepada media di Palembang, hari Sabtu tanggal 16 Juni 2018.

Dosen ilmu politik ini menambahkan, meskipun selama masa kampanye terus diserang black campaign (kampanye hitam) di media sosial atau sejumlah koran lokal, elektabilitas pasangan yang mengusung tema Sumsel Maju ini, masih tetap bertahan.

"Kampanye hitam yang masif dan sistematis dalam dua bulan terakhir ini untuk mendowngrade elektabilitas Herman Deru dan Mawardi Yahya, ada upaya yang dilakukan. Namun, upaya itu sia-sia karena ternyata tidak berpengaruh terhadap persepsi masyarakat. Ini menunjukkan, masyarakat Sumsel sudah cerdas dan tidak begitu percaya dengan kampanye hitam yang tiba-tiba dimunculkan menjelang pilkada." tuturnya.

Selain karena pendukung yang millitan, penyebab lain yang menyebabkan elektabilitas pasangan tersebut tetap tinggi adalah karena program yang ditawarkan, cukup diterima masyarakat. Seperti program berobat gratis yang hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).

"Program-program itu, menjawab keluhan masyarakat yang selama ini merasa dipersulit ketika mau berobat ke rumah sakit." tutupnya.

Hendri Zainuddin Calon Anggota DPR RI Periode 2018-2024 Dapil Sumsel 2
Oyong Hairudin
see my profile at http://www.facebook.com/oyonghairudin.73
No Response

Comments are closed.