H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi staf, melakukan peninjauan Stasiun Simpang yang berlokasi di Keramasan Kota Palembang, hari Rabu tanggal 5 Februari 2020. (foto : Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi staf, melakukan peninjauan Stasiun Simpang yang berlokasi di Keramasan Kota Palembang, hari Rabu tanggal 5 Februari 2020. (foto : Humas Pemprov Sumsel)

Dongkrak Pendapatan Daerah, Herman Deru Maksimalkan Pengangkutan Batubara dengan Kereta Api

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, terus menggali sejumlah potensi di Sumsel yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Termasuk juga memaksimalkan pemanfaatan kereta api, khususnya dalam pengangkutan batubara dengan membangun jalur tambahan.

Menurut Herman Deru, pengangkutan batubara melalui jalur khusus, salah satunya dengan menggunakan angkutan kereta api, sudah diterapkan. Bahkan, hal itu dilakukan sejak diberlakukannya Peraturan Gubernur Nomor 74 Tahun 2018.

“Ini kerja komperhensif antara Kemenhub, Kementerian Energi, dan pastinya Pemerintah Provinsi (Pemprov). Sejak adanya Pergub nomor 74, kita terapkan pengangkutan batubara melalui jalur khusus, salah satu alternatifnya kereta api,” katanya saat meninjau Stasiun Simpang, Keramasan, Rabu (5/2).

Dia mengungkapkan, ada tiga moda yang digunakan dalam pengangkutan batubara di Sumsel. Mulai dari pusat tambang, batubara diangkut menggunakan truk dan kontainer menuju stasiun.

“Dari stasiun memakai kereta api. Tentunya lebih efisien dan tidak banyak gangguan lalu lintas. Setelah di stasiun simpang, diangkut lagi menggunakan truk ke terminal khusus untuk selanjutnya disebar, baik untuk ekspor maupun penggunaan di dalam negeri,” jelasnya.

Baca Juga  Dorong Percepatan DOB Kikim Area, Pemprov Sumsel Surati Presiden Jokowi

Sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu mengatakan, kinerja yang dilakukan BUMD bidang pembangunan salah satunya PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), saat ini sudah cukup baik. Bahkan BUMD tersebut dinilai tidak kalah berperan dalam mendukung penyediaan jalur khusus kereta api pengangkut batubara.

“Selama ini saya hanya memonitor. Saat ini saya membuktikan sendiri, ternyata kerjanya otentik dan konkrit,” tuturnya.

Kedepan, dia mengharapkan BUMD yang ada di Sumsel memiliki produk bukan hanya batubara, sehingga tidak hanya mendukung program pemerintah, tapi juga bisa bersama-sama memajukan Sumsel.

“Setelah punya produk, tentu akan berdampak banyak. Meningkatnya ekspor SDA, tertibnya lalu lintas, membuka peluang bagi tenaga kerja kita, dan terpenting berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” paparnya.

Baca Juga  Gubernur Sumsel Apresiasi Insan Olahraga Berprestasi dan Berdedikasi

Kendati begitu, pendapatan daerah tetap harus dikawal agar pemanfaatannya dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Pendapatan daerah ini harus terkelola dengan baik agar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dia juga menginginkan, nantinya kawasan tersebut menjadi pusat tempat penyaluran Sumber Daya Alam lain. “Harapan kita, disini nantinya ada stasiun induk bukan hanya batubara, SDA lain seperti perkebunan, pertanian, sawit dan lainnya,” pungkasnya. (ril)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *