Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2020 di Muba
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2020 di Muba

Dorong Pemenuhan Hak Kaum Difabel, Dodi Reza MoU dengan PPDI Muba

InilahSumsel.com, Muba — Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza, menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2020, Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Muba dengan Pemkab Muba dan Syukuran Peresmian Gedung Kantor Pengadilan Agama Sekayu, sekaligus Launching Mobil Antar Jemput Sidang Difabel (AJESD), di Halaman Kantor Pengadilan Agama Sekayu, pada hari Kamis  tanggal 17 Desember 2020.

Dalam sambutannya, Dodi Reza mengucapkan selamat memperingati HDI tahun 2020 dan kepada Pengadilan Agama Sekayu atas Launching Inovasi Mobil AJESD dan Peresmian Gedung Kantor Baru. “Selamat atas Launching Mobil AJESD, mudah-mudahan terus memberi pelayanan yang baik bagi masyarakat Muba, saya berharap antar jemput sidang difabel terus dilakukan, sebagai langkah awal ini sangat bagus, kedepan kita kembangkan lagi,” kata Dodi Reza.

Baca Juga  Sepakat, Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kemenag-MUI Serukan Takbiran dan Salat Ied di Rumah

Ia mengatakan, tentang penghormatan dan pemenuhan hak-hak disabilitas memang telah menjadi program di Muba dan masuk dalam RPJMD Pemkab Muba. “Mulai dari seluruh kantor pelayanan publik, fasilitas umum, secara bertahap kita bangunkan agar ramah bagi kaum disabilitas,” ujar Kepala Daerah Inovatif tahun 2020 tersebut.

Ketua PPDI Muba, Dewi Harni, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Muba menyelenggarakan kegiatan Peringatan HDI. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Muba atas apresiasi, menyangkut pemenuhan hak-hak kaum difabel. “Puncaknya Peringatan HDI yakni pada tanggal 3 Desember, semoga ini menyadarkan kita semua atas pemenuhan hak kaum difabel,” ucap Dewi Harni.

Lanjutnya, perlu adanya pendataan difabel yang valid di Kabupaten Muba. Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh pihaknya, ada 1.707 orang penyandang disabilitas dari seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba. “Penyandang disabilitas perlu dorongan, terima kasih kepada Pak Dodi yang terus mensupport kami,” tuturnya.

Baca Juga  Pemkab Muba Berikan Bantuan Pangan dan Bedah Rumah Hendri

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Sekayu, Korik Agustian, dalam kesempatan yang sama menyampaikan terkait inovasi Mobil AJESD dan MoU pendampingan sidang Difabel adalah untuk memberikan kenyamanan bagi kaum Disabilitas. “Mudah-mudahan kedepan inovasi kami ini bisa dikembangkan lagi, dan Mudah-mudahan dengan gedung baru ini semakin meningkat kinerja kami kedepan,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.