H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Logo Liga 2 Indonesia Tahun 2020
Logo Liga 2 Indonesia Tahun 2020

Dua Klub Usulkan Liga 2 Tetap Berjalan Dengan Syarat

LInilahSumsel.com, Palembang — PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) menggelar rapat virtual dengan klub-klub peserta Liga 2 Indonesia Tahun 2020, hari Jum’at tanggal 29 Mei 2020.

Dari rapat tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa dari 24 klub peserta liga, hanya ada dua klub yang menginginkan liga tetap dilanjutkan dengan beberapa syarat. Dua klub itu yakni PSIM dan Sulut United.

Menurut Sekretaris Tim Cilegon United, Henri Arifianto, Liga 2 tidak ideal untuk dilanjutkan di tengah wabah Virus Corona atau Covid-19 yang saat ini sedang melanda Indonesia. Pihaknya tidak bisa menjamin bahwa supporter tidak akan datang menyaksikan pertandingan.

“Sebagian besar klub ingin kompetisi di stop. Ada yang mau lanjut juga, tapi dengan syarat, seperti PSIM dan Sulut United. Alasan mengapa klub minta liga di stop yakni kasus Virus Corona saat ini sudah mencapai 25 ribu. Selain itu, kami tidak bisa menjamin supporter tidak akan datang ketika klub kebanggaan mereka bertanding.” ujarnya, seperti dikutip dari bola.com.

Baca Juga  Bukan Tuan Rumah, Sriwijaya FC Tidak Dapat Bantuan dari PT. LIB

Menurut Henri, kesehatan dan keselamatan dari semua elemen dalam sepak bola, adalah hal yang penting dan harus di junjung tinggi. “Kesimpulannya, kami menyarankan agar kompetisi dihentikan dengan menjunjung tinggi keselamatan dan kesehatan pemain, pelatih, dan masyarakat sekitar. Karena tidak akan terkontrol jika kompetisi tetap berjalan.” jelasnya.

Jika memang PSSI dan PT. LIB mengeluarkan keputusan bahwa liga harus tetap dilanjutkan, masih kata Henri, klub-klub peserta ingin sistem promosi dan degradasi dihapus alias tidak diberlakukan pada musim ini.

Baca Juga  Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sepakabola U-20

“Dan ada masukan juga, kalau memang kompetisi lanjut, harus tidak ada promosi dan degradasi. Jika nanti diganti turnamen, sifatnya tidak wajib diikuti oleh klub.” ungkapnya.

Dia pun menuturkan, PSSI dan PT. LIB akan menggelar rapat melalui Komite Eksekutif dan akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk menentukan nasib kompetisi. “Klub mengusulkan agar subsidi tahap selanjutnya dari PT. LIB, tetap bisa dicairkan.” tutupnya. (ohs)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Oyong Hairudin

Oyong Hairudin
Kontributor InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *