Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Tingkatkan PAD Sumsel, H. Nasrun Umar Dorong BUMD Lakukan Langkah-Langkah Inovasi

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, memimpin Rapat Pembinaan dan Pengawasan BUMD di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, pada hari Senin tanggal 25 Januari 2021. (Foto : Humas Pemprov Sumsel)
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, memimpin Rapat Pembinaan dan Pengawasan BUMD di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, pada hari Senin tanggal 25 Januari 2021. (Foto : Humas Pemprov Sumsel)

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Nasrun Umar, menekankan agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melakukan langkah-langkah inovatif, sehingga dapat terus berkontribusi meski di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Bahkan kata sosok yang akrab disapa dengan panggilan HNU itu, BUMD dapat membentuk tim kreatif yang berisi anak-anak muda untuk dapat membuat inovasi baru itu.

“Potensi yang ada, harus dilakukan. Salah satunya dengan mengembangkan usaha lain yang inovatif. Bisa juga dengan membuat terobosan baru, yakni membuat tim kreatif untuk berinovasi. Harapannya tentu saja agar BUMD bisa terus memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).” kata HNU di sela-sela Rapat Pembinaan dan Pengawasan BUMD di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Sumsel, pada hari Senin tanggal 25 Januari 2021.

Dimana, lanjut HNU, pandemi Covid-19 berdampak pada lumpuhnya kegiatan di berbagai bidang usaha, termasuk juga BUMD di Sumsel seperti PT. Swarnadwipa Sumsel Gemilang. Sebab itu, pembinaan dan pengawasan terhadap BUMD ini penting dilakukan untuk mencari solusi terkait permasalahan yang saat ini tengah dihadapi oleh BUMD tersebut. Bukan hanya soal keuangan, permasalahan lain seperti kejelasan kepemilikan aset, juga harus diselesaikan.

Baca Juga  Buka Festival Kuliner, Mawardi Yahya Ajak ASN dan Masyarakat Gunakan Aplikasi QRIS

“Kepemilikan aset ini juga harus jelas. Aset tersebut harus di inventarisir, sehingga aset yang tidak produktif, dapat di optimalkan. Baik secara mandiri, atau dilakukan kerja sama dengan pihak ketiga.” tegasnya.

Menanggapi pernyataan HNU, Direktur PT. Swawrnadwipa Sumsel Gemilang mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pembenahan terhadap BUMD tersebut. Dimana permasalahannya dimulai dari soal keuangan, kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga peraturan perusahaan yang masih belum terlaksana dengan baik dan terus dibenahi.

“Kita optimis dengan perubahan yang terjadi di perusahaan ini. Saya sepakat untuk bekerja sesuai aturan dan menuangkan ide baru, sehingga semakin berkembang.” kata Rebo Iskandar Pohak, Direktur PT. Swarnadwipa Sumsel Gemilang.

Baca Juga  Herman Deru Konsisten Bantu Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Ide baru itu, masih kata Rebo Iskandar Pohan, salah satunya adalah dengan meningkatkan infrastruktur sejumlah usaha, seperti Hotel Swarna Dwipa. “Saat ini, Hotel Swarna Dwipa memiliki 68 kamar dan 4 meeting room. Mudah-mudahan, itu bisa kita kembangkan lagi. Selain itu, kita juga berniat mengembangkan usaha lainnya dengan memanfaatkan aset yang ada.” jelasnya.

Terkait dengan Covid-19 yang terjadi saat ini, dia mengakui bahwa okupansi atau hunian Hotel Swarna Dwipa cukup terganggu. “Namun, kita tetap bertahan dengan tidak memutuskan hubungan kerja para pegawai. Kita berupaya untuk mempertahankan pegawai yang ada.” tuturnya. (ohs/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *