Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Hut Bhayangkara Tahun 2021
Herman Deru dan Mawardi Yahya
Herman Deru dan Mawardi Yahya

Herman Deru Dinilai Terbukti dan Teruji Mampu Memimpin Sumsel Di Era Pandemi

InilahSumsel.com, PALEMBANG — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, dinilai sebagai kepala daerah yang terbukti serta teruji mampu memimpin saat kondisi sedang krisis akibat wabah pandemi Covid-19. Pernyataan ini seperti disampaikan oleh Pengamat Politik Lembaga Lingkar Sriwijaya, Muhammad Arief.

Menurut Muhammad Arief, kepemimpinan Herman Deru sejak dilantik sebagai Gubernur Sumsel, telah banyak memberikan perubahan ke arah yang lebih baik. Terbukti, dengan adanya sederet pembangunan yang telah selesai dan yang masih dikerjakan di seluruh kawasan Sumsel.

“Saya kira kepemimpinan Herman Deru di Sumsel sudah tidak bisa diragukan lagi. Sumsel semakin maju dalam banyak aspek, itu fakta yang tidak bisa dibantah. Ini jadi salah satu aspek, menurut saya Herman Deru terbukti mampu memimpin di tengah pandemi.” ungkapnya kepada InilahSumsel.com, hari Kamis tanggal 22 Juli 2021.

Pada penanganan Covid-19, Herman Deru dinilai mampu menekan angka penyebaran serta panangan pandemi. Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menyusun dan membuat kebijakan. Sejumlah aturan digulirkan guna menyelamatkan nyawa warganya.

“Kita lihat kebijakan Herman Deru saat krisis. Misalnya kebijakan ganjil genap yang terbukti mampu menekan angka penyebaran Covid. Saat muncul penolakan dari masyarakat, dirinya juga terbukti terbuka dengan saran, masukan, serta aspirasi masyarakat. Ini bentuk nyata kepemimpinan Herman Deru yang dialogis dan dekat masyarakat.” kata Arief, sapaan akrab Muhammad Arief.

Baca Juga  Herman Deru Segera Bikin Mulus Jalan Penghubung Ogan Ilir Dengan OKU 

Pada sektor pembangunan, Arief juga menilai selama pandemi, pembangunan di Sumsel tetap berjalan. Sejumlah proyek strategis yang telah menjadi program kerja dan juga janji saat kampanye, tetap berjalan walaupun di tengah kondisi krisis. “Misalnya pembangunan pelabuhan Tanjung Carat. Dengan kelihaian lobi Herman Deru, proyek strategis di Sumsel tetap berjalan dengan didukung penuh oleh pemerintah pusat.” imbuhnya.

Arief juga menyebutkan sejumlah indikator keberhasilan lain kepemimpinan Herman Deru saat krisis. Dari sektor ekonomi, Sumsel mampu bertahan melewati hantaman akibat wabah. Angkanya pun mampu melewati angka nasional. Diketahui, pertumbuhan ekonomi di Sumsel, terkontraksi mencapai sebesar -0,11 persen. Angka yang baik dibanding nasional sebesar -2,07 persen. Bahkan Sumsel Sumsel menduduki peringkat ke-6 secara nasional dan tertinggi kedua di Pulau Sumatera.

“Ini jelas kerja keras yang patut diapresiasi. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Herman Deru terbukti mampu membuat ekonomi Sumsel tetap mengalami pertumbuhan meski dalam kondisi yang serba terbatas akibat wabah.” jelasnya.

Baca Juga  Herman Deru : "Datanglah Dengan Nurani dan Betul-Betul Aksi"

Lebih lanjut, Arief menilai, pertumbuhan ekonomi berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Sumsel. Kabar baiknya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel mencatat jumlah penduduk miskin di Sumsel pada Maret 2021 berjumlah sebanyak 1.113,76 ribu orang atau sebesar 12,84% dari total penduduk. Angka kemiskinan ini turun selama enam bulan terakhir sebesar 0,14%.

“Angka kemiskinan menurun seiring dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat. Faktornya bisa beragam, salah satunya yang menentukan ketersediaan infrastruktur yang layak seperti akses jalan, jembatan dan fasilitas umum lain yang menjadi penggerak geliat ekonomi masyarakat. Jadi sudah jelas, Herman Deru telah membuktikan dirinya mampu memimpin Sumsel di tegah wabah.” pungkasnya. (*)