H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Irjen Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, Srie Agustian, S.E., M.E., pada acara penyerahan bantuan penanggulangan Virus Corona atau Covid-19 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Kemendag Peduli, pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2020 di Griya Agung, Kota Palembang.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Irjen Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, Srie Agustian, S.E., M.E., pada acara penyerahan bantuan penanggulangan Virus Corona atau Covid-19 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Kemendag Peduli, pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2020 di Griya Agung, Kota Palembang.

Herman Deru Dorong Kementerian Perdagangan Buka Kran Ekspor Karet

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, mendapatkan penghargaan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Penghargaan itu diberikan karena kepedulian gubernur kepada pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang diwujudkan dengan cara melakukan promosi atau endorse produk UMKM melalui akun media sosial.

Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Irjen Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, Srie Agustian, S.E., M.E., pada acara penyerahan bantuan penanggulangan Virus Corona atau Covid-19 Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Kemendag Peduli, pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2020 di Griya Agung, Kota Palembang.

“Atas nama Bapak Menteri Perdagangan Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel atas langkah promosi yang secara massif mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengutamakan konsumsi produk asli Sumsel. Itu adalah satu bentuk promosi yang sangat efektif. Jadi pemimpin itu tidak hanya bicara, tapi melakukan. Dengan melakukan itu, otomatis akan diikuti oleh seluruh jaringan beliau.” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Herman Deru menyampaikan, dalam membantu UMKM tidak hanya persoalan modal, melainkan ada tiga hal yang harus disentuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Pertama mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana saat ini Pemprov Sumsel sudah membuat Satuan Tugas KUR untuk mendistribusikan KUR sebesar 4,5 Triliun Rupiah.

“Tahun ini, pantauan terakhir kita baru tiga puluh lima persen yang terlasurkan. Bisa jadi, ini karena ada kemantapan ekonomi, jadi mereka tidak perlu suntikan dana. Cuma tentu kita butuh tahu di lapangan, ini tugas kita. Apakah ini proses yang berkelit sehingga tidak tersalurkan atau memang masyarakat belum membutuhkan KUR ini.” kata Herman Deru.

Baca Juga  Wagub Sumsel Himbau Masyarakat OKI Hidupkan Kembali Lahan Tidur

Faktor kedua yakni Keterampilan. Menurut Herman Deru, saat ini banyak masyarakat beralih profesi menjadi pelaku UMKM. Disini, dinas dan badan harus melakukan improvisasi guna menjadi pendamping dalam hal ini. “Faktor ketiga yakni pemasaran. Solusi memasarkan ini, saya ajak semua untuk menjadi petugasnya dalam memasarkan atau lebih dikenal dengan endorse. Awalnya ada kecaman dalam hal ini, namun hasilnya baik dan ada ekslasi dalam pengenalan produknya.” ungkap Bang HD, sapaan akrab Herman Deru.

Bang HD mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia, Sumsel adalah provinsi yang masih bertahan dengan baik kondisi ekonominya dengan angka 4,98% dan tertinggi di Pulau Sumatera serta nasional. “Jangan berhenti disini, kalau berhenti disini, bisa turun kita. Di kesempatan emas seperti ini, kita akan dikenang oleh masyarakat. Saat kita mengalami kesulitan ini, bahwa kita harus berpegangan erat untuk memberanikan saudara-saudara kita yang terkena dampak Covid-19.” ajak Bang HD.

Dirinya pun meminta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk membuka ekspor karet, karena kewenangannya bukan di gubernur, sebab permasalahan yang dihadapi bukan karena kualitas yang jelek, tetapi persediaan yang berlebihan.

Baca Juga  Pasien Covid-19 di Sumsel Kembali Dinyatakan Sembuh

“Kami meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk membuka ekspor karet, katanya ini sedang di tata dan ada Peraturan Menteri Perdagangan mengenai regulasi baru untuk ini. Mudah-mudahan ini kabar baik bagi petani karet di Sumsel. Dan harapan saya, kalau memang regulasi perdagangannya bisa diatur oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, itu sangat saya harapkan, karena kita tahu disini bagaimana cara berproduksi dan berapa produksinya kita tahu.” ungkap Bang HD.

Kementerian Perdagangan memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sebanyak 1.500 pcs Baju APD, 10.000 pcs Masker, hand gloves sebanyak 3.000 pcs, Face Shields ebanyak 150 pc, Suplemen Vitamin sebanyak 5.000 pcs, Minyak Goreng sebanyak 2.0004 liter, 390 paket sembako, 5.000 pcs sabun antiseptik, dan donasi uang sebesar 200 juta rupiah. (ohs/adv)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *