H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memimpin langsung Diskusi online melalui aplikasi zoom mengenai Solusi peliputan media massa Provinsi Sumsel selama pandemi Covid-19, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memimpin langsung Diskusi online melalui aplikasi zoom mengenai Solusi peliputan media massa Provinsi Sumsel selama pandemi Covid-19, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel

Herman Deru Pastikan Anggaran Covid-19 Digunakan untuk Keselamatan Masyarakat

InilahSumsel.com, Palembang — Langkah konkrit terus dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dalam upaya penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Sumsel. Salah satunya yakni dengan merealokasi anggaran untuk penanganan wabah tersebut. Guna penggunaan anggaran agar tepat sasaran, peran dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sangat dibutuhkan.

“Tentu dalam pelaksanaan penggunaan anggaran penanganan virus tersebut, kita melibatkan KPK dan BPKP untuk mengawasi agar tepa sasaran. Kita ingin penggunaannya tetap berdasarkan akuntabilitas yang berlaku.” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru, di tengah talk show bersama salah satu stasiun televisi, hari Kamis tanggal 9 Juli 2020.

Dirinya pun mengingatkan agar bupati dan walikota yang ada di Sumsel untuk selalu jeli dalam mengelola anggaran untuk penanganan Covid-19. “Saya selalu mengingatkan penggunaan ini secara bertahap, sesuai kebutuhan. Jangan sampai ada tujuan tertentu, sehingga merugikan masyarakat. Jangan sampai juga ada bencana baru setelah ini, seperti tertangkap karena penyalahgunaan anggaran tersebut.” tuturnya.

Baca Juga  Jembatan Gantung Ujan Mas Akan Dibuat Permanen

Herman Deru menambahkan, anggaran penanganan virus tersebut tetap difokuskan untuk keselamatan masyarakat Sumsel. “Namun, tenaga medis yang bertugas, juga tidak bisa kita lupakan. Mereka merupakan benteng terakhir yang harus dijaga. Insentif atas jasa mereka, juga kita berikan agar terus semangat dalam penanganan wabah ini.’ ungkap sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu.

Meski fokus dalam penanganan Covid-19, Bang HD menerangkan bahwa pembangunan di Sumsel juga tidak boleh terhenti, termasuk pembangunan dalam dunia pendidikan. Guna meringankan beban kuliah bagi mahasiswa peguruan tinggi asal Sumsel yang terdampak wabah virus itu, dirinya berkomitmen membantu mahasiswa dengan memberikan insentif sebesar 1 juta per orang yang melalui dana APBD.

Baca Juga  Pelaku Industri Kecil dan Menengah Harus Gencar Promosi

“Pendidikan ini juga penting, itu masa depan bangsa. Untuk itu, kita juga harus berikan bantuan agar para mahasiswa yang terdampak wabah ini, tetap bisa kuliah. Dalam bidang ekonomi, kita juga lakukan pencegahan agar tidak ada penurunan ekonomi. Butuh ide agar ini bisa jalan beriringan. Untuk itu, kita membuat terobosan dengan membantu UMKM, baik dari segi modal maupun keterampilan. Namun itu belum juga cukup, kita juga menyiapkan pasar dengan ikut mempromosikannya.” jelasnya. (ohs/ril)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *