Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Herman Deru : “Sanksi Pergub Nomor 37 Dorong Peningkatan Kesadaran Masyarakat”

InilahSumsel.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan, penerapan sanksi dan denda pada Pergub Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Peraturan tersebut berlaku bagi semua masyarakat juga pejabat baik sipil, TNI/Polri. Adanya sanksi dan denda itu, supaya masyarakat patuh dan sadar.” ungkap Herman Deru saat ditemui usai mengikuti Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di masa pandemi covid-19, pada hari Jum’at tanggal 18 September 2020.

Ia menjelaskan, denda dikenakan bagi mereka yang tidak mematuhi Pergub 37 tahun 2020, bukanlah tujuan akhir. Ia bahkan menganjurkan denda yang diperoleh dari pelanggaran Pergub tersebut, diperuntukkan untuk keperluan rumah ibadah.

Baca Juga  Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Herman Deru Resmikan 70 Bangunan Infrastruktur Di OKU Timur

Dalam kesempatan Rakor itu, Herman Deru tidak lupa menghimbau kepada masyarakat agar saat beraktivitas tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Silakan beraktivitas dan lakukan produktivitas ekonomi. Tapi laksanakan dan patuhi dengan taat protokol kesehatan covid-19. Yang tidak kalah penting jaga asupan makanan dan stamina tubuh,” terangnya.

Menurutnya, saat ini cara yang paling baik dan efektif menghindari penularan covid-19 adalah dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19 secara taat, sembari menunggu vaksin Covid-19.

Sementara itu, terkait penerapan sistem Work From Home (WFH) akibat adanya kenaikan jumlah penderita covid-19, dapat saja dilakukan. Seperti di Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, menurutnya jika memang diduga ada pegawai yang kondisinya reaktif atau menunjukkan gejala, dipersilakan untuk bekerja dari rumah.

Baca Juga  Gubernur Sumsel Apresiasi Gerakan 4000 Mahasiswa Anti HOAX

“Untuk yang non reaktif atau tidak menunjukkan gejala, tetap bekerja seperti biasa. Tetapi dengan melaksanakan protokol kesehatan covid-19,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *