Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hayya Alal Falah yang berada di Jalan Padat Karya, Komplek Griya Intikom Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, pada hari Minggu tanggal 11 April 2021. (foto : Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hayya Alal Falah yang berada di Jalan Padat Karya, Komplek Griya Intikom Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, pada hari Minggu tanggal 11 April 2021. (foto : Humas Pemprov Sumsel)

Herman Deru Sapa Warga Sematang Borang Di Hari Libur

InilahSumsel.com, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memang tidak mengenal libur atau akhir pekan. Setiap waktu selalu dimanfaatkannya untuk menyapa dan menyerap aspirasi warga.

Seperti hari Minggu pagi tanggal 11 April 2021, di sela jadwalnya memenuhi undangan hajatan warga, Herman Deru menyempatkan diri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hayya Alal Falah yang berada di Jalan Padat Karya, Komplek Griya Intikom Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

Dirinya mengaku salut atas kekompakkan warga yang rela swadaya membangun rumah ibadah untuk kepentingan bersama. Ia pun bangga, karena untuk mendapatkan dana membangun masjid itu, warga tidak memungut sumbangan di jalanan. “Saya sangat menghargai upaya ini. Tanpa APBN dan tanpa APBD, warga bisa membangun rumah ibadah. Ini benar-benar menggugah Saya,” ujar Herman Deru membuka sambutan.

Kekaguman sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu, tidak berhenti disitu saja. Ia juga mengaku sangat senang karena masih banyak warga yang rela memberikan tanahnya sebagai wakaf untuk membangun masjid di lahan seluas 546 meter persegi tersebut. Oleh karena itu, Bang HD pun berharap jika masjid ini selesai dibangun, masyarakat dapat benar-benar memakmurkannya.

Baca Juga  Jembatan Gantung Ujan Mas Akan Dibuat Permanen

Mengisinya dengan berbagai kegiatan. Tidak hanya untuk beribadah, namun ini juga bisa menjadi tempat melaksanakan kegiatan sosial keagamaan hingga sebagai tempat akad nikah bagi warga yang membutuhkan.

“Untuk membangun masjid seperti ini memang butuh tekad, perencanaan, dan pendanaan. Dan bagus sekali warga tidak meminta-minta di jalan. Ini sesuai Surat Edaran yang Saya keluarkan untuk melarang pungutan dalam bentuk apapun di jalanan,” jelasnya.

Menurut Bang HD, ada beberapa alasannya mengeluarkan larangan tersebut. Selain mengganggu pengguna jalan dan cepat merusak jalan, meminta sumbangan di jalan juga rentan dan berbahaya. Karena dapat menimbulkan kecelakaan dan lainnya.

Sebagai stimulan, dalam kesempatan itu Bang HD juga memberikan bantuan bahan bangunan untuk penyelesaian pembangunan masjid tersebut. Aksi ini diharapkannya dapat memantik pejabat lainnya guna melakukan hal serupa, sehingga semakin membantu percepatan pembangunan masjid yang sangat dinantikan warga tersebut.

Baca Juga  Nasrun Umar Tegaskan Sekda Kabupaten dan Kota Harus Mampu Sinkronisasi Visi Gubernur Sumsel

Dalam kesempatan yang sama, Tokoh Masyarakat setempat, Ilham, mengungkapkan, selain untuk memenuhi sarana beribadah warganya, keberadaan masjid ini nantinya diharapkan dapat menjadi tempat menghasilkan hafidz dan hafidza. Dengan harapan generasi muda ini dapat menjadi penerus bangsa yang berahlak mulia. “Sebenarnya sudah beberapa kali mau dibangun tapi terkendala. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” ucapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kesediaan orang nomor satu di Sumsel itu untuk datang langsung melakukan peletakan batu pertama. Dirinya berharap, bantuan dari Gubernur Sumsel dapat mempercepat pembangunan masjid tersebut. “Kami berharap Idul Fitri nanti sudah bisa digunakan. Semoga ini terlaksana,,” ujarnya. (*)