Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Herman Deru Tinjau Lintasan Sriwijaya Ranau Gran Fondo

InilahSumsel.com, Ogan Komering Ulu Selatan — Sriwijaya Ranau Gran Fondo akan kembali digelar pada 14 November 2020 mendatang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Event international tahunan ini, bakal diikuti para goweser dari berbagai daerah di Indonesia dan berbagai belahan dunia.

Meski masih satu bulan lagi, tercatat sudah ribuan pembalap yang memutuskan untuk ikut event international ini. Terlebih Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, telah meminta keikutsertaan para Gubernur di Indonesia agar mengirimkan komunitas sepeda dari daerahnya masing-masing untuk turut andil pada ajang Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini nantinya.

Panjang lintasan Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini sejauh 98 KM dan menyusuri keindahan danau ranau yang menjadi Icon Kabupaten OKU Selatan. Hal tersebut diakui langsung oleh Herman Deru saat meninjau langsung persiapan jalur Sriwijaya Grand Fondo 2020, di Pantai pelangi kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2020.

Baca Juga  Sumsel Ekspor Santan Kelapa Ke Negara di Asia, Amerika, dan Eropa

“Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini bukan hanya ajang untuk mengejar prestasi, namun juga dibalut dengan rekreasi. mudah-mudahan berkat dukungan dari semua pihak ini, Sriwijaya Ranau Gran Fondo akan berhasil dengan membanggakan,” katanya.

Menurut Herman Deru, Kabupaten OKU Selatan memilikinya potensi alam sangat berlimpah, oleh sebab itu Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2020 ini telah digaungkan secara nasional maupun international.

“Tahun 2020 ini gemanya semakin meluas, event kebanggaan kita telah terpromosikan . Banyak pecinta sepeda telah ikut mendaftar, Kemarin saja telah mencapai 2.000 goweser yang mendaftar. Siap-siap kita sambut tamu kita ini dengan baik,” tuturnya.

Herman Deru meyakini, melalui Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2020 Kabupaten OKU Selatan semakin dikenal oleh masyarakat luar, hal tersebut diyakini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terlebih produk kopi OKU Selatan yang sudah terkenal seperti robusta, arabica, dan kopi liberica.

Baca Juga  Herman Deru Yakin Songket Gunung Batu Mampu Bersaing

“Kopi sudah menjadi mata pencaharian bagi masyarakat Kabupaten OKU Selatan, dapat dinikmati menjadi produk-produk minuman yang kita sepakati dengan nama kopi Sriwijaya. Salah satu gaungnya gran Fondo ini nantinya juga akan menghadirkan iklan kopi khas Kabupaten OKU Selatan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *