Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Hut Bhayangkara Tahun 2021
Sebanyak 102 atlet andalan Sumatera Selatan (Sumsel), resmi menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Terpusat di Kompleks Internasional Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada hari Senin tanggal 5 Juli 2021.
Sebanyak 102 atlet andalan Sumatera Selatan (Sumsel), resmi menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Terpusat di Kompleks Internasional Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada hari Senin tanggal 5 Juli 2021.

Jelang PON Papua, 102 Pejuang Olahraga Sumsel Resmi Jalani Pelatda Terpusat di JSC

InilahSumsel.com, PALEMBANG — Sebanyak 102 atlet andalan Sumatera Selatan (Sumsel), resmi menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Terpusat di Kompleks Internasional Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, pada hari Senin tanggal 5 Juli 2021.

Peresmian Pelatda Terpusat itu dilakukan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Akhmad Najib, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo.

Hadir langsung Ketua KONI Sumsel, H. Hendri Zainuddin, Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ir. Suparman Romans, dan jajaran pelatih, Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) dan atlet Pelatda Sumsel.

Atlet persiapan delegasi Sumsel ini, akan menjalani latihan intensif hingga pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang di Tanah Papua. Tidak hanya Pelatda Terpusat, persiapan pejuang olahraga di multi event olahraga terbesar Tanah Air juga sudah berlangsung sejak Maret 2021 lalu melalui Program Pelatda Berjalan dengan dikawal oleh 48 pelatih dari 24 cabang olahraga.

Baca Juga  Herman Deru Tidak Ingin PSBB Diperpanjang

Mereka diharapkan mampu memperbaiki catatan prestasi pada PON XIX 2016 lalu yang berhasil diperingkat 21 Nasional dengan capaian 6 medali emas, 11 perak dan 14 perunggu.

Wakil Ketua III Panitia Pelatda Terpusat sekaligus Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ir. Suparman Romans, mengatakan bahwa, jumlah atlet yang menjalani Pelatda Terpusat sebanyak 102 orang yang dimulai pada 5 Juni 2021 hingga awal Oktober 2021.

“Tujuan dilakukan Pelatda Terpusat adalah untuk meningkatkan performa tertinggi dalam menghadapi PON Papua untuk memperbaiki catatan prestasi di PON sebelumnya,” jelasnya.

Ketua Umum KONI Sumsel, H. Hendri Zainuddin, menyampaikan bahwa, diharapkan dari 24 cabang olahraga yang diikuti atlet di PON Papua, bisa dua kali lipat diikuti pada PON Aceh-Sumut pada 2023 mendatang. Ia menambahkan, perjuangan KONI Sumsel dalam memperjuangkan atlet sudah tak diragukan lagi, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 sudah memperjuangkan dan menyelesaikan uang pembinaan atlet.

“Dan yakinlah bahwa KONI Sumsel dengan berbagai tantangan, akan memperjuangkan yang terbaik untuk atlet. Apalagi sebagaimana Pak Gubernur Sumsel pada Launching Pelatda Berjalan Maret 2021 lalu, bahwa peraih medali emas akan diberikan bonus Rp150 juta.” jelasnya.

Baca Juga  Garda Pemuda Nasdem Sumsel Luncurkan Program SUMSEL BERKAT

Sementara itu, Sekda Sumsel, Akhmad Najib, mengajak atlet untuk meningkatkan rasa optimis, selain membina performa atlet hingga puncak tertinggi. Ia juga mengaprestasi pelatih yang telah berjuang agar atlet binaannya terus menjalani pemusatan latihan sampai kesuksesan di PON Papua.

“Paling tidak di Papua kita bisa tunjukkan prestasi kita. Jadi tetap fokus, lihat kondisi lawan kita, jangan pikir macam-macam, honor nanti bagaimana. Itu ada yang memperjuangkan.” pungkasnya.