Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas pada acara perayaan hari jadi Kabupaten Musi Rawas yang ke 78
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas pada acara perayaan hari jadi Kabupaten Musi Rawas yang ke 78

Kado Istimewa Hari Jadi Musi Rawas, Herman Deru Segera Bangun Pasar Induk dan RSUD Modern

InilahSumsel.com, MUSI RAWAS — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, didampingi ketua TP PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia, hadir secara langsung dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas (MURA) dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas ke 78, hari Selasa tanggal 21 April 2021.

Dalam Sidang Paripurna yang dipimpin oleh Azandri selaku Ketua DPRD MURA itu, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam arahannya, Herman Deru menyebutkan bahwa lahirnya Kabupaten MURA di tahun 1943 dan kini sudah berusia 78 tahun, menandakan bahwa daerah tersebut sudah mapan secara usia. Namun harus terus berpacu kembali membangun infrastruktur, karena aset-asetnya secara sukarela diberikan kepada Kota Lubuklinggau yang dilahirkannya.

“Tahun ini, kita akan bantu daerah ini membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang lokasinya benar-benar di daerahnya. Selain itu, juga akan dibangun pasar komoditas yang tanahnya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang proses hibahnya akan kita lakukan dalam waktu dekat.” ucapnya.

Sosok Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten MURA yang merupakan satu-satunya pasangan Srikandi di Sumsel, lanjut Herman Deru, juga patut menjadi catatan sejarah. Dimana semangat dan kekompakan keduanya, patut didukung oleh semua pihak, utamanya unsur Legislatif sebagai mitra bagi Eksekutif dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“Musi Rawas adalah daerah yang paling banyak tempat transmigrasi yang akses jalan-jalannya tidak ada status. Jika jalan rusak, maka warga akan bertanya dengan Bupati atau DPRD. Ini tanggung jawab yang tidak bisa dilepas, jika dikaitkan dengan Visi dan Misi. Butuh tekad lebih, dalam percepatan pembangunan.” tutur Herman Deru.

Baca Juga  Pelaku Industri Kecil dan Menengah Harus Gencar Promosi

Terkait dengan sembilan program prioritas yang akan dijalankan di MURA, sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu menilai, semua programnya cukup mantap, namu dalam pelaksanaannya harus direncanakan secara matang.

“Dalam waktu dekat, akan kita hibahkan lahan untuk pembangunan pasar. Begitu juga dengan pembangunan rumah sakit. Standarnya, setiap kabupaten dan kota harus ada rumah sakit minimal tipe B, sebagai kado tahun ke 78 MURA. Tahun ini, akan kita bangunkan RSUD yang modern,” tambahnya.

Menyoal kontraksi angka-angka Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Kabupaten MURA, Bang HD mengharapkan agar tidak menjadi konsumsi Politik. karena semua negara mengalami dampak dari pandemi Covid. “Begitu juga isu Covid untuk dapat disikapi dengan wajar, dan tidak berlebihan dengan tetap menerapkan prokes 3 M. Berpikir tidak ego sektoral, demi kelanjutan proses pembangunan dengan tetap berjaga-jaga.” ucap Bang HD.

Dia juga menyebut, untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat dibutuhkan kerja sama semua pihak. Berbagai upaya dilakukan Pemprov dalam mempercepat tercapainya kesejahteraan rakyat. “Sekarang ini, harga karet tidak lagi jadi masalah. Namun kenaikan harga karet ini juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas. Naik harga juga dampak dari pandemi Corona. Karena negara tetangga sempat menerapkan lockdown. Pemenuhan pasar karet luar negeri dipasok Indonesia. Dinas Perkebunan MURA juga hendaknya koordinasi dengan provinsi untuk peningkatan mutu bongkar getah beku karet.” harapnya.

Semetara itu Bupati MURA, Hj. Ratna Machmud, dalam sambutannya menegaskan, hari jadi Kabupaten MURA ke 78 memberi kesan sangat berarti yang bertepatan dengan tahun pertama dirinya bersama Wakil Bupati, Hj. Suawarti, memimpin MURA dan mewujudkan MURA MANTAB (Maju, Mandiri dan Bermartabat).

Baca Juga  Kementerian Perhubungan Puji Jalan di Sumsel Mulus

Disela-sela pidatonya, Hj. Ratna Machmud, juga menayangkan video prifile perkembangan pembangunan Kabupaten MURA hingga usia 78 Tahun dan yang akan dibangun dimasa mendatang. Diantaranya menonjolkan keberhasilan pembangunan  destinasi pariwisata, berhasil mewujudkan pembangunan MURA religius, penerapan pemerintahan cepat dan tepat berbasis teknologi informasi.

Dia juga memprogramkan satu mobil ambulan setiap desa. Infrastruktur jalan mulus juga menjadi target pasangan Hj. Ratna Machmud dan Hj Suwarti dimasa kepemimpinan keduanya lima tahun ke depan. “Bapak Gubernur, kita patut berbangga daerah ini telah banyak mencapai prestasinya. Namun IPM  menunjukan penurunan di tahun 2020, demikian juga dengan angka kemiskinan meningkat di tahun 2020. Selain itu , permasalahan kesehatan jadi masalah penting untuk dituntaskan.” ujarnya.

Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, pihaknya telah menyusun program prioritas diantaranya melalui program sekolah gratis, program kesehatan gratis, peningkatan SDM melalui program  beasiswa bagi siswa berprestasi. Selain itu, peningkatan infrastuktur dasar, peningkatan sektor pertanian dan penerapan layanan berbasis teknologi.

“Semua ini mustahil akan dapat kami capai, tanpa ada sokongan dan dukungan dari pak Gubernur.” harapnya. (*)