Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Yanurpan Yani, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang
Yanurpan Yani, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang

Kartu Kuning Bisa Cetak Sendiri Di Rumah

InilahSumsel.com, Palembang — Kabar gembira bagi masyarakat Kota Palembang yang membutuhkan Kartu Kuning atau AK-1 sebagai syarat untuk mencari pekerjaan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Palembang, terus melakukan upaya inovasi digitalisasi guna memberikan pelayanan prima kepada Pencari Kerja (Pencaker).

Memanfaatkan teknologi, Pencaker kini tidak perlu lagi bertatap muka untuk membuat AK-1 sebagai syarat untuk mencari kerja. Pencaker cukup membuka website resmi Disnaker Kota Palembang yang beralamat di disnaker.palembang.go.id untuk melakukan pendaftaran secara online dan bisa mencetak sendiri di rumah.

Kepala Dinasker Kota Palembang, Yanurpan Yani, mengatakan bahwa inovasi ini baru diterapkan pada minggu ketiga bulan Desember tahun 2020 ini. “Cukup mengunjungi web Disnaker dan memilih menu pembuatan kartu kuning atau AK-1.” ujarnya pada hari Kamis tanggal 17 Desember 2020.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Semester I 2020 Masih Tertinggi di Sumatera

Dalam web tersebut, terdapat informasi-informasi dan layanan ketenagakerjaan. Diantaranya adalah pembuatan AK-1. “Dalam info dan layanan online itu, lengkap dengan syarat yang dibutuhkan dan termasuk dengan prosedur yang harus diikuti. Bahkan kalau tidak jelas atau kurang paham, masyarakat bisa live chat secara online dengan operator kita.” jelas Yanurpan Yani.

Sampai saat ini, pihaknya mencatat telah ada lima puluh Pencaker yang menggunakan pelayanan secara online tersebut. Pencaker yang menggunakan layanan tersebut, bisa mencetak sendiri AK-1 dalam format PDF yang dikirim oleh operator Disnaker dan dilengkapi dengan Tanda Tangan Elektronik yang bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga  Pasarkan Jersey Ori, Herman Deru Ajak Wong Sumsel Terus Dukung Sriwijaya FC

“Tidak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya.” tegasnya.

Yanurpan Yani mengungkapkan, pihaknya juga masih terus melakukan pengembangan agar pelayanan lainnya bisa dilakukan secara online, termasuk job fair yang rutin digelar setiap tahun. “Kalau layanan yang mengharuskan melampirkan berkas yang tidak bisa dikirim secara online karena dalam jumlah yang besar, kita sudah bekerja sama dengan menggunakan jasa ojek online.” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.