Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, Dodi Reza
Bupati Kabupaten Musi Banyuasin, Dodi Reza

Kendalikan Jumlah Penduduk, Awal April DPPKB Muba Lakukan Pendataan Keluarga

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, memaparkan tentang Potensi Muba kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza, memaparkan tentang Potensi Muba kepada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Guna menyediakan basis data (database) keluarga sebagai penunjang intervensi program pembangunan keluarga kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan lainnya, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan melakukan pendataan keluarga tahun 2021.

Pendataan dilakukan mulai 1 April hingga 31 Mei mendatang. Pendataan ini penting bagi pemerintah daerah dalam menyediakan basis data keluarga. Pendataan ini selain untuk data keluarga, juga menghasilkan data individu by name by address yang menjadi peta sasaran intervensi program yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat hingga tingkat RT.

“Basis data ini menghasilkan profil Pasangan Usia Subur (PUS). Keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia yang tidak tersedia lengkap pada sumber data manapun. Kecuali melalui pelaksanaan pendataan keluarga.” ungkap Syaffarudin, Kepala DPPKB Muba, pada hari Jumat tanggal 26 Maret 2021.

Lanjutnya, pendataan keluarga 2021 diharapkan menghasilkan data yang berkualitas. Melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan, serta pemanfaaatan data dan infromasi kependudukan dan keluarga.

Baca Juga  Dodi Reza Imbau Perusahaan di Muba Tidak PHK Karyawan

“Makanya kami perlu dukungan semua pihak untuk menyukseskannya. Sehingga data yang ada menjadi valid, relevan dan dapat dipertanggung jawabkan sebagai dasar perencanaan kebijakan dan pelaksanaan operasional program Bangga Kencana dan program pembangunan lainnya.” harapnyaa.

Pendataan yang dilakukan ini, kata dia, berdasarkan UU No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Kemudian PP No. 87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga. Serta UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Ini juga dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan menjaga kualitas dan struktur keluarga,” bebernya.

Dalam pendataan, Syaffar menerangkan banyak hal-hal yang menjadi syarat ataupun kriteria pendataan. Seperti 14 variabel kependudukan, meliputi anggota keluarga, nama, NIK, jenis kelamin dan lainnya. Kemudian 9 variabel keluarga berencana, seperti jumlah anak, sumber mendapat pelayanan KB dan lainnya.

Baca Juga  Bahas Penghargaan Kemenkeu, Dodi Reza Hadiri Undangan Sebagai Narasumber Lunch Talk Berita Satu

“Ditambah lagi 32 variabel pembangunan keluarga, yang nantinya dibagi dengan rumus ketentraman, kebahagian dan kenyamanan.” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Muba mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, kades, dan lurah serta perangkat desa, agar mendukung pelaksanaan pendataan keluarga tahun 2021 di Kabupaten Musi Banyuasin, serta mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa nantinya akan ada petugas pendata mengunjungi dari rumah ke rumah, melalui wawancara dan observasi.

“Mari kita sukseskan pendataan keluarga tahun 2021 di Indonesia khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.” seru Dodi Reza, Bupati Muba. (*)