Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H., mengunjungi Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya dalam rangka monitoring dan mendapatkan informasi pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kabupaten Ogan Ilir, pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2021.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H., mengunjungi Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya dalam rangka monitoring dan mendapatkan informasi pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kabupaten Ogan Ilir, pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2021.

KUR Super Mikro Bantu Usaha Kecil di Tengah Pendemi

InilahSumsel.com, OGAN ILIR — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H., mengunjungi Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya dalam rangka monitoring dan mendapatkan informasi pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kabupaten Ogan Ilir, pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2021.

Kedatangan ketua DPRD Sumsel perempuan pertama ini, disambut langsung oleh Kepala Cabang Bank Sumsel Babel (BSB) Indralaya, Hj. Yanthris Darmawan, didampingi Wakil Kepala Cabang, Yulia, dan Penyelia Pemasaran, Ade Norfian Putra.

“Saya ingin mengetahui bagaimana perhatian BSB Ogan Ilir sebagai bank daerah dalam mendukung usaha kecil, apalagi kabupaten ini dekat dengan pusat kota Provinsi, dilalui jalan tol Palembang-Indralaya, Palembang-Lampung, dan Tol Indralaya-Prabumulih.” kata Anita saat pertemuan.

Dikatakan politisi Partai Golkar ini, pada bulan April lalu, sebagai ketua DPRD Sumsel ia menyaksikan langsung MoU BSB dengan Paguyuban Bakso Solo Berseri Sumsel. MoU tersebut bermula dari hasil resesnya dengan pedagang bakso di Palembang untuk mendapatkan KUR tanpa anggunan.

Baca Juga  DPRD Sumsel Mulai Gelar Paripurna 5 Ranperda Inisiatif dan 11 Ranperda Usulan Pemprov Sumsel

“Ini tentunya menjadi solusi UMKM di tengah pendemi. Apalagi KUR ini adalah program pemerintah melalui Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang terus berusaha untuk memberikan relaksasi kepada UMKM dengan meningkatkan program pinjaman KUR tanpa jaminan. Program tersebut menjadi paket Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terbaru selama masa pandemi Covid-19.” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Indralaya, Hj. Yanthris Darmawan, mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi di Ogan Ilir tumbuh signifikan, terkhusus KUR terus tumbuh dalam setiap tahunnya. “Sudah 20 persen disalurkan, KUR ini program pemerintah. Jadi, bank satu dengan lain terkait. Terkoneksi tidak bisa mendapatkan dua KUR dan diawasi kerena uang rakyat. Bunga-nya rendah, hanya 6 persen.” katanya.

Disebutkan Hj. Yanthris Darmawan, program KUR BSB Ogan Ilir ada tiga. Yaitu, KUR mikro pinjaman dibawah Rp25 juta tanpa anggunan, kemudian KUR kecil di atas Rp. 50 juta dengan anggunan untuk UMKM. Terakhir super mikro atau disingkat Sumi dengan batas pinjaman sampai Rp. 10 juta. “Sumi ini untuk ibu-ibu yang punya potensi usaha akibat terdampak Covid. Seperti pedagang sayur, kemplang, kantin sekolah dan usaha kecil lainnya dengan  tanpa jaminan.” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Sumsel Siap Back Up Kegiatan HPN SMSI Sumsel

Dikatakannya, BSB Ogan Ilir berencana akan menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM Ogan Ilir untuk merealisasikan KUR Sumi ini. Mengingat, dinas terkait memiliki data dan binaan usaha, sehingga nantinya bisa tepat sasaran, termasuk mengetahui rekomendasi kelompok atau usaha mana yang bisa dibantu. “Untuk rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), kita masih diangka 65 persen antara kredit dan dana dengan total nilai kredit saat ini Rp. 575 M.” timpal Penyelia Pemasaran, Ade Norfian Putra. (*)