Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Mahasiswa inovator yang didampingi dan dibimbing oleh Tim Riset Inovasi Teknologi telah menghasilkan beberapa produk antara lain KaPe, Return, SidesPin, dan WarOn. KaPe (Kampung Pempek) berfokus di bidang kuliner dengan menghubungkan penjual dan pembeli pempek melalui sebuah aplikasi.
Mahasiswa inovator yang didampingi dan dibimbing oleh Tim Riset Inovasi Teknologi telah menghasilkan beberapa produk antara lain KaPe, Return, SidesPin, dan WarOn. KaPe (Kampung Pempek) berfokus di bidang kuliner dengan menghubungkan penjual dan pembeli pempek melalui sebuah aplikasi.

Mahasiswa Universitas Bina Darma Bangun Startup

InilahSumsel.com, PALEMBANG — Rektor Universitas Bina Darma (UBD) melalui Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Teknologi, melakukan terobosan baru dengan menggandeng mahasiswa UBD untuk membuat perusahaan rintisan atau startup yang bertujuan membantu masyarakat.

Acara presentasi yang digelar di Ruang Meeting Kampus Utama UBD, pada hari Rabu tanggal 28 Juli 2021 itu, dihadiri langsung oleh Rektor UBD, Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M., Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Teknologi, Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Ria Andryani, M.M., M.Kom., Advisor Business Development Handi Syarif, Ketua Panitia Riset & Inovasi Expo UBD 2021, Ferdi Aditya, M.Kom., dan para mahasiswa inovator.

Dalam sambutannya, Dr. Sunda Ariana, M.Pd., merasa bangga dengan hasil yang dibuat oleh para mahasiswanya. Beliau juga berpesan kepada mahasiswanya untuk terus konsisten agar mencapai tujuan yang diharapkan.

Baca Juga  Buka Youth Fun Juggling Competition di Palembang, Menpora Tidak Ragu Dengan Kesiapan Sumsel Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

“Saya bangga sekali dengan hasil yang ditunjukkan hari ini. Contoh penemu Facebook membuatnya hanya berawal dari tugas kuliah.  Jika ada ide yang bagus, harus ditindaklanjuti. Jalan dulu, baru dievaluasi. Kuncinya, kita harus konsisten dan yang paling sulit itu di awal memulai, jika sudah konsisten maka hasilnya akan datang.” ungkapnya.

Mahasiswa inovator yang didampingi dan dibimbing oleh Tim Riset Inovasi Teknologi telah menghasilkan beberapa produk antara lain KaPe, Return, SidesPin, dan WarOn. KaPe (Kampung Pempek) berfokus di bidang kuliner dengan menghubungkan penjual dan pembeli pempek melalui sebuah aplikasi.

Baca Juga  Jalan di Sumsel Mulus, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Puji Herman Deru

Return merupakan program yang dibuat mahasiswa dengan tujuan mengelola sampah yang tidak bernilai menjadi barang bernilai ekonomis. Sidespin atau sistem informasi desa pintar dibuat dengan gagasan untuk membantu masyarakat terutama generasi milenial lebih mengenal desanya sendiri. Sementara WarOn atau Warung Online menyediakan bahan masakan dan sayuran segar melalui sebuah aplikasi yang akan bekerjasama dengan penjual sayur dan kurir. (*)