Merokok Bukan Tanda Laki-Laki Macho, Inilah Laki-Laki Sejati Menurut Menteri Kesehatan

Palembang -- Masyarakat Dunia, memperingati tanggal 31 Mei sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Pada tanggal tersebut, perokok diserukan agar tidak merokok atau mengisap tembakau selama 24 jam serentak di seluruh dunia. Tujuannya, menarik perhatian dunia mengenai kebiasaan merokok dan dampak buruknya terhadap kesehatan.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. DR. dr. Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K), dalam acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, hari Kamis tanggal 31 Mei 2018, mengharapkan agar Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di daerah, diperluas. Terutama diterapkan di sekolah-sekolah.

"Sudah banyak kabupaten dan kota yang menerapkan KTR di sekolah. Tindakan ini bisa memotivasi anak-anak di sekolah, untuk tidak merokok. Saya mengharapkan betul kalau ini menjadi contoh yang baik bagi daerah lainnya dan juga mau menirunya." ungkap Nila Djuwita Moeloek, seperti dikutip dari kompas.com.

Dia menjelaskan, pemerintah memiliki tugas yang berat untuk menurunkan angka prevalensi perokok remaja di usia 15-19 tahun. Dari sebelumnya 8,8 persen, menjadi 5,2 persen. Angka tersebut menjadi target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) di tahun 2019.

"Anak-anak muda kita, harus sehat dan jauh dari rokok agar bisa menjadi tulang punggung Indonesia, ketika penduduk kita nanti didominasi oleh usia produktif. Kalau mereka tidak menyadari bahayanya, saya melihat kecenderungan anak muda yang meninggal di usia muda, akan meningkat." katanya.

Mengenai opini yang berkembang saat ini, dimana laki-laki yang merokok akan terlihat macho, Nila menjelaskan bahwa itu tidak benar. Dirinya meminta agar pemerintah daerah mau membatasi atau bahkan menghapuskan iklan rokok di daerahnya, demi melindungi generasi muda dari pengaruh promosi iklan rokok.

"Lelaki sejati itu, adalah lelaki yang sehat." ujar istri dari Prof. DR. dr. H. Faried Anfada Moeloek itu.

Pada hari peringatan tersebut, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan Pastika Awta Pariwara kepada sepuluh daerah yang telah menerapkan kebijakan pelarangan total mengenai iklan rokok di luar gedung, agar tidak mempengaruhi anak untuk merokok.

Sepuluh daerah itu yakni Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Kulonprogo, Kota Bogor, Kota Padang Panjang, Kota Bukit Tinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, Kota Padang, dan Kota Bekasi.

Hendri Zainuddin Calon Anggota DPR RI Periode 2018-2024 Dapil Sumsel 2
Tags:
Oyong Hairudin
see my profile at http://www.facebook.com/oyonghairudin.73
No Response

Leave a reply "Merokok Bukan Tanda Laki-Laki Macho, Inilah Laki-Laki Sejati Menurut Menteri Kesehatan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.