Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Pemkab Muba Garap Inovasi Pengolahan Batang Sawit Sisa Replanting

InilahSumsel.com, Muba — Terobosan dan inovasi yang mengusung konsep sustanaible (berkelanjutan), seakan tidak pernah habis muncul dari gagasan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dodi Reza bersama Wakil Bupati, Beni Hernedi.

Diketahui, kalau dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba akan mengolah Nira Sawit menjadi brown sugar (gula merah), kali ini Muba bakal menggarap pengolahan limbah kelapa sawit yakni berupa batang kelapa sawit sisa replanting (peremajaan) menjadi briket yang bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar.

Hal ini terungkap saat Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi, meninjau langsung lokasi Teknologi Mesin Pengolahan Limbah Kelapa Sawit PT. Fenomerad Abadi, pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2020 di Bandung, Jawa Barat.

“Jadi, pengolahan limbah batang kelapa sawit sisa replanting di Muba nantinya akan diolah menjadi briket yang digunakan untuk bahan bakar, dan dalam waktu dekat ini juga kita akan realisasi pengolahan Nira Sawit menjadi Brown sugar atau Gula Merah,” ungkap Beni Hernedi.

Baca Juga  Muba Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional Ansor

Dia merinci, ada banyak batang sawit sisa replanting yang selama ini hanya menjadi limbah saja. “Nah, dengan inovasi pengolahan nantinya tentu akan bermanfaat dan berguna bisa digunakan untuk memasak dan kebutuhan lainnya,” urainya.

Lanjutnya, selama ini limbah batang kelapa sawit dibiarkan begitu saja dan juga mengasilkan cost yang sangat besar bagi petani untuk mencacah-nya. “Nah, solusinya kira realisasikan dengan inovasi pengolahan Nira Sawit menjadi brown sugar dan juga biomassa energi bahan bakar sama fungsinya dengan arang atau briket,” bebernya.

Dikatakan Beni Hernedi, terkait isu lingkungan bahwa kaitan ini dapat menekan emisi gas rumah kaca. “Ini juga semangat mendukung emisi gas rumah kaca dan gerak cepat mengimbangi program replanting yang berjalan terus,” ulasnya.

Beni menambahkan, inovasi pengolahan limbah batang sawit ini juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan upaya pemulihan ekonomi dari sektor perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga  190 Kepala Keluarga Desa Teluk Akan Menerima BLT 600.000 Per bulan Jika Memenuhi Keriteria Penerima

Sementara itu, Direktur Operasional PT Fenomerad Abadi, H.M. Trianda Ihram, S. I.Kom., menuturkan, pihaknya menyambut baik rencana Pemkab Muba untuk bekerjasama dalam realisasi inovasi pengolahan batang kelapa sawit sisa replanting menjadi briket. “Kalau selama ini kami melakukan sampah rumah tangga menjadi briket. Nah, melihat limbah batang sawit ini tentu sangat potensial diolah menjadi briket untuk bahan bakar,” terangnya.

Ia berharap, nantinya bisa bersinergi dengan Pemkab Muba dalam realisasi inovasi tersebut. “Semoga bisa sinergi dengan baik, dan berkontribusi untuk masyarakat Muba,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *