Sumsel Maju Untuk Semua
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Sekda Muba, Apriyadi, mengikuti Rapat Pembinaan Perencanaan SAKIP yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Sekda Muba, Apriyadi, mengikuti Rapat Pembinaan Perencanaan SAKIP yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Pemkab Muba Raih Nilai B Evaluasi SAKIP

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus berkomitmen untuk meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Salah satunya dengan mengikuti Rapat Pembinaan Perencanaan SAKIP yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel)  yang juga turut diikuti kabupaten dan kota se Sumsel dengan narasumber Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan Reformasi Birokrasi RI, melalui video conference.

Rapat pembinaan SAKIP ini diikuti Bupati Muba, Dr. Dodi Reza, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., bersama Kepala Bappeda Muba, Drs. Iskandar Syahriyanto, M.H., di Ruang Rapat Sekda, Kamis (25/6/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Sumse,l Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc., mengatakan, tujuan rapat itu adalah untuk meningkatkan SAKIP kabupaten dan kota sehingga dapat menunjang keberhasilan Provinsi Sumsel.

“Ini merupakan kewajiban kami melakukan pembinaan untuk meningkatkan nilai SAKIP pemerintah daerah, upaya yang kita lakukan terus meningkat kinerja dengan tantangan ditengah wabah Covid-19. Untuk wilayah kita (Sumsel) Alhamdulillah terjadi peningkatan (nilai SAKIP) setiap tahun,” ungkap Kepala Bappeda Provinsi Sumsel.

Baca Juga  Petani Muba Terima Bantuan Benih Anggota Komisi IV DPR RI

Perlu diketahui nilai evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten Muba tahun 2018 predikat B (61,12), dan tahun 2019 meningkat dengan predikat B (63,13).

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan Reformasi Birokrasi RI Kamaruddin Odhing menjelaskan Pemerintah menargetkan tidak ada lagi nilai SAKIP CC atau B, untuk itu diperlukan evaluasi terhadap SAKIP yang bertujuan untuk memetakan perkembangan implementasi SAKIP instansi pemerintah, dan memberikan bimbingan terhadap implementasinya.

“Manfaat evaluasi ini yakni mendorong peningkatan efektifitas dan efesiensi penggunaan anggaran, mencegah program atau kegiatan siluman dan mencegah penyimpangan anggaran, serta mendorong peningkatan kinerja instansi pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergi Pemkab dan Masyarakat Muba Pulihkan Ekonomi

Sementara Sekda Muba menuturkan, dalam keikutsertaan pembinaan SAKIP 2020 melalui Video Conference dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Kemenpan-RB RI itu merupakan salah satu komitmen yang sedang diupayakan Pemkab Muba untuk meretas jalan menuju peningkatan nilai SAKIP.

“Pemkab Muba terus memperbaiki kualitas SAKIP, yang output per tahunnya menunjukkan tren menanjak, yang sekarang ini telah mengantongi nilai B. Kiranya dengan belajar SAKIP online ini, lewat pendampingan pemerintah pusat, membuka jalan untuk memperoleh nilai SAKIP lebih baik lagi,” ucap Apriyadi. (ril)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *