Sumsel Maju Untuk Semua
Perangkat Desa Kepayang Jadi Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Kadis PMD Muba : Tidak Dibenarkan Dan Akan Diberhentikan Jika Terulang Kembali
Perangkat Desa Kepayang Jadi Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Kadis PMD Muba : Tidak Dibenarkan Dan Akan Diberhentikan Jika Terulang Kembali

Perangkat Desa Kepayang Jadi Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Kadis PMD Muba : “Tidak Dibenarkan Dan Akan Diberhentikan Jika Terulang Kembali”

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin – Aksi unjuk rasa yang terjadi pada 16 maret 2020 di PKS Muara Merang Resort Faktory PT Mentari Subur Abadi (PKS MRF PT MSA) membekas buruk, setelah sebelumnya terjadi tindak kekerasan di hari itu juga, terungkap juga koordinator dan penanggung jawab aksi merupakan perangkat Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Terungkap bahwa selaku koordinator aksi tersebut bernama Muksil, yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Kepayang, dan Ilham selaku Penanggung Jawab aksi menjabat Ketua BPD Desa Kepayang. Hal itu diungkapkan oleh warga yang kemarin (28/7) menyerahkan diri karena diduga terlibat kekerasan dengan pengunjuk rasa ke Polsek Bayung Lencir.

Baca Juga  Komitmen Bupati Muba Peduli Difabel, Dinsos Muba Salurkan Alat Bantu dan Sembako Bagi Difabel Kecamatan Lais

Menanggapi kejadian aksi unjuk rasa yang dikoordinatori Perangkat Desa Kepayang tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten Muba, H Richard Cahyadi AP MSi di tanyai via pesan WhatsApp, Rabu (29/7), mengatakan bahwa selaku Pemerintah tidak dibenarkan melakukan aksi apa lagi selaku koordinator, seharusnya mengambil langkah persuasif sehingga tidak terjadi tindakan kekerasan.

“Karena mereka merupakan publik figur di tingkat Desa yang seharusnya menjadi contoh dan mampu mengambil langkah penyelesaian secara persuasif setiap persoalan, jika tidak selelsai bisa dilaporkan ke tingkat yang lebih, tinggi begitu seterusnya,” Jelas Richard.
Richard kemudian menambahkan bahwa Jika ada perangkat Desa melakukan aksi melibatkan orang banyak itu tidak dibenarkan, dan bertentangan dengan tugas dan fungsi mereka (Perangkat Desa), pihaknya akan memberi peringatan kepada Kepala Desa untuk memberikan teguran keras terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga  Ini Nama-nama Peserta Lolos Administrasi Pengisian JPTP Kabupaten Muba 2020

“Jika terulang kembali, bisa saja perangkat Desa tersebut kita usulkan pemberhentian karena dianggap tidak menjalankan fungsinya sebagai pengayom masyarakat,” Tutupnya.

Cucian Motor Bekisar Merah

About Riduansyah S.Kom.I.

Riduansyah S.Kom.I.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *