Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si.,
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si.,

PPKM Level IV, Sekda Muba Ajak Warga Patuhi Prokes

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) PPKM Level IV, pada hari Senin tanggal 26 Juli 2021 di Aula H Alex Noerdin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., mengatakan, setahun lebih Covid-19 melanda hampir seluruh penjuru dunia, telah menjadi ujian bagi semua. Ada banyak pembatasan sosial hingga penanganan yang sudah dilakukan. Mulai dari penerapan PSBB, hingga kini penerapan PPKM.

“Berbagai macam upaya telah dilakukan, bahkan sudah tidak terhitung lagi. Mulai dari pendanaan, penanganan, hingga aksi lapangan dalam menekan penyebaran kasus Covid-19.” ungkapnya.

Lanjut Apriadi, mulai hari ini Instruksi Kemendagri No 25 Tahun 2021 diberlakukan di Kabupaten Muba. Artinya, ada banyak kesiapan yang harus dilakukan untuk memperketat pembatasan sosial. Untuk pasar-pasar tradisional, dibatasi aktivitas terakhirnya sampai 15.00 WIB atau pukul 3 sore. Sementara untuk pelaku UMKM, sampai pukul 20.00 WIB. Semua rumah makan dianjurkan untuk take away, jika makan di tempat tidak boleh lebih dari 20 Menit.

Baca Juga  Hadiri RUPS Bank Sumsel Babel, Wabup Muba : "Semoga Kinerja BSB Terus Meningkat"

“Semua aktivitas masyarakat dapat dilakukan, namun dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan disiplin memakai masker.” ujarnya.

Untuk Perkantoran yang Non Esensial WFH (Work From Home) 100%, jika ada keperluan cukup dipanggil untuk ke kantor dan hanya ada Pejabat Utama dan Sekretaris yang berada di kantor. Sedangkan yang masuk dalam kategori esensial/kritikal, seperti rumah Sakit, BPBD, Pol PP, dan lainnya, dapat berkerja di kantor atau Work From Office (WFO) sebanyak 25 % dan ada yang 100%. Karena instansi tersebut merupakan garda terdepan.

“Semoga yang menjadi garda terdepan ini dapat terus memaksimalkan segala kinerjanya dan senantiasa mendapatkan kesehatan. Kemudian yang non esensial, mohon untuk pengertiannya manfaatkan WFH dengan sebaik mungkin, jangan ada yang melakukan aktivitas di luar. Jika ada yang ketahuan pergi keluar kota, maka akan kami beri sanksi.” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Muba, Irwan Andeta, S.I.K., menyampaikan, masuknya Muba dalam penerapan PPKM Level IV diperlukan sinergitas dari semua pihak dengan terus mengedukasi masyarakat yang masih belum tertib dan belum disiplin dalam memakai masker. “Ini menjadi tugas bersama bagi semua dalam melakukan penanganan penurunan kasus Covid-19. Namun aksi yang di lapangan berupa teguran kepada masyarakat, dilakukan sesuai yang diinginkan oleh Bupati Muba yaitu dengan mengedepankan sisi humanis.” ucapnya.

Baca Juga  Bantuan Pertama Digunakan Pembangunan Jalan di Palestina dan Diberi Nama Musi Banyuasin, Dodi Reza Kumpulkan Donasi Jilid Dua

Dari berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan juga untuk percepatan vaksinasi dan Swab PCR bagi yang kontak erat dengan yang terpapar. Kemudian diharapkan juga posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dapat berperan aktif, karena posko ini mempercepat deteksi penyebaran Covid-19.

“Semoga segala langkah dalam penanganan dan penerapan PPKM Level IV di Kabupaten Muba, dapat berjalan dengan lancar dan mampu menurunkan kasus Covid-19.”pungkasnya. (*)