Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Hut Bhayangkara Tahun 2021
Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Apriyadi, memimpin Rapat Koordinasi mengenai kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran 2021-2022 di Kabupaten Musi Banyuasin. (foto Humas Pemkab Muba)
Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Apriyadi, memimpin Rapat Koordinasi mengenai kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran 2021-2022 di Kabupaten Musi Banyuasin. (foto Humas Pemkab Muba)

Prokes Ketat dan Fasilitas Lengkap, Muba Persiapan KBM Tatap Muka

InilahSumsel.com, MUSI BANYUASIN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) tengah mengkaji persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Tahun Ajaran 2021/2022 di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Musni Wijaya, S.Sos., M.Si., dalam rapat persiapan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Para Camat di lingkungan Kabupaten Muba, mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

Diantaranya, ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet dan tempat cuci tangan, mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, dan memiliki thermo gun. Rencana sekolah tatap muka terbatas di Muba ini hanya untuk tingkat SD dan SMP.

“Untuk rencana pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), paling lambat tanggal 8 Juli 2021 seluruh camat melaporkan kepada Bupati Kabupaten Musi Banyuasin hasil inventarisasi kesiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan Covid-19 pada satuan pendidikan di masing-masing kecamatan dan merekomendasikan sekolah-sekolah yang layak untuk melakukan KBM tatap muka, dan proses persetujuan Bupati pada tanggal 13 Juli 2021.” tutur Musni Wijaya, di Ruang Rapat Serasan Sekate, pada hari Kamis tanggal 1 Juli 2021.

Baca Juga  Dodi Reza Gelorakan Semangat Pemuda Muba

Dasar kebijakan tersebut yakni atas keputusan bersama (SKB) Empat Menteri yaitu Kemendikbud, Kemenag, Kemenkes, dan Kemendagri, Nomor : 03/KB/2021, Nomor 384 tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/4242/2021, Nomor : 440-717 tahun 2021 tanggal 08 April 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Muba menyimpulkan bahwa terkait KBM tatap muka ia menghimbau kepada camat untuk melakukan Rapat Koordinasi yang menghadirkan kepala desa, pimpinan puskesmas, juga pihak sekolah, untuk menyampaikan persiapan sekolah tatap muka. “Kita uji coba SD dan SMP, sementara PAUD ditunda terlebih dahulu. Syaratnya juga maksimal 80% guru harus sudah di vaksin.” ujar Sekda Muba, Apriyadi.

Baca Juga  BAZNAS Muba Raih Predikat Lembaga Terbaik Tingkat Provinsi

Sementara itu, Camat Babat Toman, Alpan Husin, menyatakan siap dan pihaknya akan melakukan pendataan kelayakan SD dan SMP mana saja yang layak melakukan KBM tatap muka. “Nanti kami akan segera reformasi, mulai dari rapat tingkat sekolah, tingkat kecamatan, baru nanti akan kami laporkan kepada Bupati tentang kesiapan untuk yang lain pada prinsipnya kami siap untuk melaksanakan ini.” tandasnya. (*)