Sumsel Maju Untuk Semua
Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (gambar : tribunnews.com)
Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan Periode 2018-2023 (gambar : tribunnews.com)

Ribuan Mahasiswa Rasakan Dampak Progam Bantuan dari Pemprov Sumsel

InilahSumsel.com, Palembang — Kebijakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, untuk memberikan bantuan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa di Sumsel yang terdampak covid-19, bukan isapan jempol.

Dimana diketahui, saat ini ada ribuan mahasiswa yang telah dinyatakan lulus administrasi untuk mendapatkan program bantuan yang merupakan inisiasi dari gubernur. Salah satunya ribuan mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Herman Deru sendiri sebelumnya memang telah menganggarkan sedikitnya 10 milyar dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk memberikan keringanan biaya kuliah 10 ribu mahasiswa Sumsel, termasuk juga mahasiswa yang berada di luar negeri.

“Alhamdulillah ini kita realisasikan. Pendidikan mereka tidak boleh terhenti karena pandemi covid ini,” kata HD, pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2020.

Disampaikannya, setiap mahasiswa dan mahasiswi mendapat keringanan biaya sebesar 1 juta rupiah selama satu tahun atau dua semester.

“Kita anggarkan kurang lebih 10 milyar untuk program tersebut. Jadi 1 juta untuk satu tahun per mahasiswa. Mudah-mudahan itu dapat mengakomodir mahasiswa yang terdampak pandemi. Jika pun nantinya kurang, kita akan melakukan recofusing dan realokasi dari yang lain,” imbuhnya.

Baca Juga  Wabup OKI Apresiasi Gerak Cepat Gubernur Sumsel Antisipasi Karhutla

Dia berharap, agar mahasiswa dapat menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya. “Perguruan tinggi juga diharapkan dapat menyeleksi dengan bijak, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran dan bermanfaat bagi keberlangsungan kuliah mahasiswa maupun mahasiswi,” tegas Herman Deru.

Sementara itu, Humas UIN Raden Fatah Palembang mengatakan, sedikitnya ada sekitar 5.671 yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan yang akan diberikan yakni sebesar 1 juta satu tahun per mahasiswa yang memang terdampak Covid-19. Hal itu berdasarkan SK Dinas Pendidikan Sumsel nomor 420/6088/ Set.3/Disdik.SS/2020.

“Ada 5.671 mahasiswa yang mendapat bantuan stimulus UKT ini. Mereka yang dinyatakan lulus administrasi sebelumnya,” kata Elis, Humas UIN Raden Fatah Palembang.

Dia mengaku, pihaknya mengandalkan bantuan Pemprov Sumsel untuk meringankan beban UKT mahasiswa. “Kita MoU bersama Pemprov melalui Dinas Pendidikan, setelah itu baru proses pencairan yang langsung ditransfer ke nomor rekening mahasiswa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) sempat berencana menyalurkan dana bantuan subsidi untuk dunia pendidikan di bawah naungannya. Hanya saja, Pemerintah justru mengalihkan alokasi dana Kementerian Agama untuk penanggulangan Covid-19 yang memang membutuhkan dana besar. Sebab itu, beberapa program Kementerian Agama harus ditunda dan dibatalkan, salah satunya subsidi UKT mahasiswa.

Baca Juga  Raih Penghargaan BKPRMI Award 2019, Herman Deru Akan Tingkatkan Pembinaan di Bidang Keagamaan

“Kita masuk dalam program dari Gubernur dengan sistem pencairan dua tahap. Pertama, mahasiswa dibantu 500 ribu untuk satu semester dengan pencairan total 1 juta per orang,” terang Elis.

Dia menyakini, penyaluran dana tersebut tentu telah melalui tahap verifikasi dan pemeriksaan berkas yang diajukan mahasiswa terdampak Covid-19. Mahasiswa harus memenuhi syarat dan lampiran dokumen lengkap sesuai aturan berlaku.

“Untuk tahap kedua, mahasiswa kembali harus mengajukan berkas yang sama sebagai syarat pencairan pada semester selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *