Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Sekda Lahat Meninggal Bukan Karena Terpapar Covid-19

Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq Maryansa Putra, S.K.M., M.M., didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lahat, Drs. M. Aries Farhan, M.Si., menjelaskan perihal isu yang berkembang mengenai penyebab meninggalnya Sekda Lahat, H. Januarsyah.
Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq Maryansa Putra, S.K.M., M.M., didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lahat, Drs. M. Aries Farhan, M.Si., menjelaskan perihal isu yang berkembang mengenai penyebab meninggalnya Sekda Lahat, H. Januarsyah.

InilahSumsel.com, Lahat — Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq Maryansa Putra, S.K.M., M.M., didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lahat, Drs. M. Aries Farhan, M.Si., menggelar konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Lahat pada hari Minggu tanggal 20 Desember 2020.

Dalam konferensi pers tersebut, Taufiq Maryansa menjelaskan bahwa Sekda (Sekretaris Daerah) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, H. Januarsyah Hambali, meninggal dunia bukan karena terpapar Covid-19, tetapi karena penyakit bawaan lain yang memang sudah lama dialaminya. Dirinya pun mengatakan bahwa pemberitaan mengenai isu pejabat Pemkab Lahat yang terpapar Covid-19 saat melakukan outbond di Bogor beberapa waktu yang lalu, tidak benar.

Baca Juga  Herman Deru Tunaikan Janji Perbaiki Infrastruktur Jembatan Hingga Irigasi

“Sebaiknya kita terus dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang akrab kita kenal dengan istilah 3 M untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena virus Covid-19.” ujar Taufiq, seperti rilis yang diterima oleh inilahsumsel.com.

Sementara itu, Kepala BPKSDM Lahat saat ditanya mengenai sejumlah pejabat teras Pemkab Lahat yang mengikuti kegiatan outbound di Bogor, menjelaskan bahwa hanya 45 orang yang mengikuti kegiatan tersebut dan semuanya dinyatakan sehat.

“Sebanyak 45 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bogor saat itu, setiap orang yang mengikuti kegiatan tersebut sebelum dan setelah kegiatan selesai, dinyatakan sehat semua. Jika ada diantara peserta yang terpapar Covid-19, tentunya akan langsung dikarantina disana.” ujar Drs. M. Aries Farhan, M.Si., Kepala BPKSDM Lahat.

Baca Juga  Dana Kelurahan Akan Cair, Sekda Lahat Sindir Masalah Sampah

Dirinya pun mengajak semua pihak untuk tidak menganggap enteng virus tersebut dan mengajak bersama-sama untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus Covid-19 serta berharap agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan terkait Covid-19.

“Diharapkan, masyarakat Lahat untuk tidak menganggap enteng Virus Covid-19, karena wabah ini melanda seluruh dunia, bukan hanya Kabupaten Lahat Saja.” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *