H. Nasrun Umar (HNU), Sekda Sumsel
Dodi Reza, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin
Sekda Sumsel, H. Nasrun Umar (HNU), memimpin rapat pembangunan Masjid Raya Sriwijaya
Sekda Sumsel, H. Nasrun Umar (HNU), memimpin rapat pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Sekda Sumsel Tegaskan Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Terus Berjalan

InilahSumsel.com, Palembang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dibawah kepemimpinan Herman Deru sebagai gubernur, sangat berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Kawasan Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Palembang.

Bahkan, Pemprov Sumsel sudah membentuk tim yang bertujuan untuk melakukan percepatan penyelesaian pembangunan masjid tersebut. Pembentukan itu berdasarkan hasil peninjauan dan rapat yang dipimpin langsung oleh Herman Deru beberapa waktu lalu, dimana seluruh peserta sepakat bahwa pembangunan masjid tetap dilanjutkan.

“Berdasarkan hasil tinjauan ulang Bapak Gubernur beberapa waktu yang lalu, seluruh peserta sepakat bahwa pembangunannya dilanjutkan kembali. Namun dalam pelaksanaannya, tentu banyak syarat yang harus diselesaikan, termasuk permasalahan dan pendanaannya.” kata Herman Deru, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Nasrun Umar (HNU), saat rapat lanjutan peninjauan lahan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Sumsel, hari Kamis tanggal 18 Juni 2020.

Baca Juga  Raih Predikat WTP, Gubernur Sumsel Tegaskan Aset Pemda Segera Ditarik

Selain itu, guna mendorong terealisasinya percepatan penyelesaian pembangunan masjid tersebut, HNU menekankan agar Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel untuk melakukan percepatan verifikasi permasalahan yang mengganggu jalannya pembangunan. Tidak hanya itu, sebelum memulai pembangunan, Biro Hukum dan HAM Setda Sumsel akan melakukan analisa.

“Analisa dilakukan untuk menentukan apakah pembangunan bisa dilakukan dengan cara sebelumnya, dihibahkan melalui yayasan kemudian diteruskan ke pihak lainnya atau menggunakan cara baru. Tentu pembangunannya baru bisa dilakukan, setelah hasil audit investigasi final.” beber HNU.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu Gubernur didampingi oleh Wakil Gubernur Sumsel dan Sekda Sumsel serta Forkompinda Sumsel, telah meninjau langsung lahan pembangunan masjid tersebut. Saat itu, Gubernur menekankan aagar pembangunan masjid tidak boleh terus mangkrak. Sebab, masjid ini nantinya akan menjadi epicentrum kegiatan-kegiatan keagamaan. Dimana pada lahan ini nantinya akan dibangun Islamic Centre yang berhadapan langsung dengan Universitas Islam Negeri Raden Fatah.

Baca Juga  Fokus Perbaikan Infrastruktur, Herman Deru Berikan Oleh-Oleh 29 Miliar Ke OKU Selatan

“Semua komplit datang ke lokasi pembangunan Masjid Sriwijaya ini, yang masyarakat inginkan bahwa Sumsel ini punya pusat pendidikan juga syiar Islam yang bersatu di dalam Islamic Center dan ada Universitas Islam Negeri. Tentu sebagai gubernur, wakil gubernur, Sekda, dan semua tim, ingin agar angan-angan masyarakat Sumsel ini harus terwujud.” ungkap Herman Deru. (ril/ohs)

H. Hendri Zainuddin, Ketua KONI Sumsel

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *