Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
Muba Maju Berjaya

Terpapar Covid-19, Peserta Pilkada Tidak Bisa Digugurkan

InilahSumsel.com, Palembang — Pandemi Covid-19 juga berimbas ke peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020. Setelah Heri Amalindo yang kembali bertarung di Pilkada Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Ilyas Panji Alam yang menjadi petahana di Pilkada Ogan Ilir, kini giliran Ratna Machmud yang maju di Pilkada Musi Rawas, ikut terpapar.

Sorotan yang diterima oleh calon Kepala Daerah yang terpapar Covid-19 ini, diharapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Kelly Mariana, agar tidak berlebihan. Sebab ia menegaskan, jika Pasangan Calon (Paslon) terpapar COVID-19 tetap menjadi kandidat yang sah. “KPU RI juga sudah menegaskan bahwa Paslon terpapar Covid-19, tidak bisa digugurkan ataupun didiskualifikasi,” katanya, pada hari Selasa tanggal 3 November 2020.

Baca Juga  Ratusan Peserta Ikuti Youth Fun Juggling Competition Di Ogan Ilir

Selain itu, Kelly Mariana juga menjelaskan, jika tidak ada aturan yang menentukan atau memutuskan bahwa Paslon terpapar COVID-19 dibatalkan menjadi kandidat. Namun, menurutnya Paslon yang terpapar ini wajib mengikuti protokol penyembuhan seperti isolasi mandiri. “Tahapan Pilkada akan tetap berjalan seperti biasa,” terangnya.

Berbeda halnya dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 dimana dalam aturan tersebut, polisi dapat mengenakan sanksi pidana terhadap para Paslon pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Secara sederhana, Kelly Mariana mencontohkan, jika Paslon yang atau calon kepala daerah yang bertarung dalam Pilkada serentak ini mengabaikan protokol kesehatan dalam aktifitasnya.

Baca Juga  Pilkada Musi Rawas : Ungguli Petahana, Tim Keluarga Pasangan RAMAH BERARTI Tegaskan Jangan Ada Upaya Manipulasi Data

“Ini berlaku bagi Paslon yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19, bukan Paslon yang terpapar Covid-19 dan ini jelas diatur serta bisa dikenakan sanksi pidana,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *