Sumsel Maju Untuk Semua
Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Muba, Azizah
Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Muba, Azizah

Timbun Barang Pokok di Muba, Siap-Siap Pidana 5 Tahun Penjara dan Denda 50 Miliar

InilahSumsel.com, Musi Banyuasin — Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Dr. Dodi Reza, bersama jajaran Forkopimda serta Gugus Tugas Covid-19, terus memaksimalkan pencegahan dan pemutusan rantai penularan wabah Covid-19 atau Virus Corona di Bumi Serasan Sekate.

Perhatian serius ini lebih dimaksimalkan setelah terkonfirmasinya PDP ke 14 Pasien kasus 25, warga Muba yang dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini telah mendapatkan perawatan intensif dari paramedis.

“Dalam kaitan ini juga, saya telah mengeluarkan surat edaran agar pedagang di Muba menyetop sementara pendistribusian buah impor dan baju bekas untuk masuk wilayah Muba, ini demi mencegah penularan Covid-19 masuk Muba,” ujarnya.

Terkait himbauan penyetopan tersebut, Dodi menyebutkan, Pemkab Muba tentu akan memfasilitasi kebutuhan pedagang yang terdampak. “Ini demi kesehatan kita bersama, wabah Covid-19 ini harus diminimalisir penularannya jangan sampai melonjak di Muba,” harapnya.

Selain itu pula, Dodi Reza melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba, juga mengingatkan kepada seluruh distributor dan pelaku usaha barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya tidak menimbun barang. “Saya pastikan stok sembako di Muba aman dan harga-harga tetap normal, jangan panik,” ulasnya.

Baca Juga  Bahas Penghargaan Kemenkeu, Dodi Reza Hadiri Undangan Sebagai Narasumber Lunch Talk Berita Satu

Dodi menegaskan, dengan memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat akhir-akhir ini, maka dihimbau kepada para Pelaku Usaha Pedagang, Distributor, Sub Distributor, Agen, Sub Agen, Pemilik Gudang, untuk tidak melakukan penyimpanan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan barang.

“Para pihak yang melanggar ketentuan seperti tersebut pada poin 2 (dua) diatas, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp. 50.000.000.000,- (Lima Puluh Milyar Rupiah) sesuai Pasal 107 Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Muba, Azizah, menjelaskan, himbauan ini dimaksudkan untuk menghindari adanya penimbunan barang yang akan menyulitkan konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting lainnya. “Selain itu pula dengan adanya himbauan untuk menyetop penjualan buah impor dan baju bekas guna memutus rantai penularan Covid-19 yang masuk wilayah Muba,” jelasnya.

Baca Juga  Dodi Reza Imbau Perusahaan di Muba Tidak PHK Karyawan

Azizah menambahkan, pihak Disdagperin juga akan memberikan penjelasan serta sosialisasi kepada para pihak nantinya. “Ini semua dilakukan demi kesehatan warga Muba dan mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19,” pungkasnya. (ril)

Cucian Motor Bekisar Merah

About Redaksi InilahSumsel.com

Redaksi InilahSumsel.com
Jln. TPH Sofyan Kenawas RT. 16 RW. 05 Kel. Gandus Kec. Gandus Kota Palembang. E-mail : redaksiinilahsumsel2018@gmail.com. Facebook : InilahSumsel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *